Advertise

KABAR RASIKA

Porang Jadi Bumerang: Kredit BPR-BKK Pekalongan Diselidiki Kejaksaan

Porang Jadi Bumerang: Kredit BPR-BKK Pekalongan Diselidiki Kejaksaan

Porang Jadi Bumerang: Kredit BPR-BKK Pekalongan Diselidiki Kejaksaan

PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseoroda) di Kajen, yang tengah menjadi sorotan terkait kasus kredit macet usaha budidaya porang dan kini masih dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri Pekalongan (dok. Bagus – Rasika FM)

KAJEN – Permasalahan kredit macet di sektor pertanian, khususnya usaha budidaya porang yang dikelola BPR-BKK Kabupaten Pekalongan, kini menjadi sorotan. Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang ditangani dan masih berada pada tahap penyelidikan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Triyo Jatmiko, dalam keterangannya kepada reporter Rasika FM Pekalongan pada Senin (15/9/2025), menyebutkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan adanya penyimpangan maupun besaran kerugian negara.

“Penanganan permasalahan kredit usaha porang yang dilakukan oleh kejaksaan hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Triyo menegaskan, proses tersebut dilakukan untuk mencari dan menemukan peristiwa pidana, sebelum dapat diputuskan apakah perkara ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Mengenai apakah sudah ditemukan indikasi penyimpangan, kami masih dalam proses penyelidikan mencari dan menemukan peristiwa pidana guna memastikan apakah permasalahan tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau belum,” jelasnya.

Terkait kerugian keuangan negara, Triyo mengatakan pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan.

“Terkait kerugian keuangan negara kami belum bisa menyimpulkan karena ini masih tahap penyelidikan,” tambahnya.

Hingga kini, sejumlah pihak telah dimintai keterangan, baik dari internal BPR-BKK maupun para nasabah. Selain itu, kejaksaan juga mengambil langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Langkah preventif yang kita lakukan salah satunya menghimbau supaya dalam melakukan penyaluran kredit tidak boleh mengesampingkan ketentuan yang ada, SOP harus dijalankan,” tegas Triyo. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter