Advertise

KABAR RASIKA

Isu Rush Dan Kredit Macet di BKK Pekalongan, Sekda : Nasabah Jangan Panik

Isu Rush Dan Kredit Macet di BKK Pekalongan, Sekda : Nasabah Jangan Panik

Isu Rush Dan Kredit Macet di BKK Pekalongan, Sekda : Nasabah Jangan Panik

Sekda Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, memberikan keterangan pers terkait isu rush dan kredit macet di BPR-BKK (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan)

KAJEN – Isu rush (penarikan dana besar-besaran) dan kredit macet 150 milyar yang melanda Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR-BKK) Kabupaten Pekalongan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, meminta warga untuk tetap tenang karena simpanan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pernyataan resmi tersebut disampaikan Yulian dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan pada Rabu, 10 September 2025.

“Harapan kami, para nasabah BPR-BKK tidak perlu panik. Simpanan tabungan apapun bentuknya, sudah dijamin oleh LPS sesuai regulasi yang ada,” tegas Yulian.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, dan aparat penegak hukum (APH) untuk menangani persoalan di BPR-BKK. Saat ini audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen tengah berlangsung guna mengurai kredit macet yang disebut mencapai Rp150 miliar.

“Macet iya, tapi tidak ada kredit fiktif. Sampai Agustus 2025, BPR-BKK masih mencatat laba sekitar Rp5 miliar. Ini aset daerah yang akan kita jaga agar kembali ke jalur yang benar,” jelas Yulian.

Meski pemerintah menegaskan simpanan aman, sejumlah nasabah memilih melakukan penarikan dana untuk berjaga-jaga. Salah satunya Sonhaji, seorang pengusaha ayam potong asal Pekalongan, yang mengaku sudah mengajukan pencairan seluruh tabungannya.

“Saya mau ambil semua simpanan, jumlahnya ratusan juta. Cairnya besok. Kalau nanti sudah normal lagi, saya siap menabung di sini lagi. Ini saya tarik karena beredar isu, jaga-jaga saja,” ungkapnya.

Sekda menilai langkah penarikan merupakan hak nasabah, tetapi pemerintah memastikan tetap berkomitmen menjaga stabilitas BPR-BKK. “Yang terpenting, kepercayaan masyarakat harus dibangun kembali,” tandas Yulian. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra