KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan keluarga dan penanggulangan stunting. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 dan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2025, yang digelar di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah pada Kamis pagi (07/08/2025). Kegiatan mengusung tema nasional “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju.”
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, hadir membuka secara resmi acara ini mewakili Bupati Fadia Arafiq. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Pekalongan merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.
“Tercapainya hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras kita bersama, mulai dari DPRD yang selalu mendukung kebijakan dan program pemerintah, serta goodwill dari Ibu Bupati yang terus mendorong penurunan angka stunting dan penanggulangan kemiskinan,” ujar Wabup Sukirman.
Ia juga menyampaikan harapan Bupati agar momentum Harganas ini menjadi ajang refleksi atas peran vital keluarga dalam membangun bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, SH, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, Sekda M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., serta jajaran Forkopimda, organisasi perempuan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Eka Sulistia Ediningsih menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Pekalongan atas komitmen tinggi dalam program keluarga berencana dan percepatan penurunan stunting. Ia juga secara resmi meluncurkan 5 program quick win dari BKKBN yang akan diimplementasikan di Kabupaten Pekalongan, yakni:
1. Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING)
2. Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA)
3. Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)
4. Lansia Berdaya (SIDAYA)
5. Super Apps Keluarga Indonesia
Kelima program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya dari hulu ke hilir dalam menciptakan keluarga berkualitas menuju “Indonesia Emas”.
Sementara itu, Plt Kepala DP3A P2KB Kabupaten Pekalongan, Ali Akbar, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan kembali pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, digelar Rembug Stunting yang menghadirkan narasumber utama dari BKKBN Jateng dan Sekda Kabupaten Pekalongan, dimoderatori oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Anis Rosidi, S.Sos., M.Si.. Diskusi tersebut diikuti antusias oleh para kepala puskesmas, penyuluh KB, perwakilan perguruan tinggi, pelaku usaha, organisasi keagamaan, serta Ketua Forum Genre dan Forum Anak Kabupaten Pekalongan.
Sumber: Tim Prokompim Setda Kab. Pekalongan