Advertise

KABAR RASIKA

Beli Sinte Lewat Medsos, Pria Kedungwuni Ditangkap Polisi

Beli Sinte Lewat Medsos, Pria Kedungwuni Ditangkap Polisi

Beli Sinte Lewat Medsos, Pria Kedungwuni Ditangkap Polisi

Terduga pelaku peredaran narkoba yang telah di amankan di Mapolres Pekalongan (dok. Humas)

KAJEN – Seorang pria berinisial AF alias Sidol (31), warga Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan membawa tembakau sintetis siap pakai. Ia diamankan oleh Satresnarkoba Polres Pekalongan pada Minggu malam (20/07/2025) sekitar pukul 21.30 WIB, tepatnya di depan sebuah toko kelontong wilayah Pekajangan Gang 11.

Ipda Warsito, S.H., selaku Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya peredaran narkotika jenis tembakau sintetis (sinte) di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim opsnal langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis tembakau sintetis,” terang Warsito, Senin (21/07/2025).

Petugas menyita dua barang bukti utama, yakni satu paket tembakau sintetis dalam plastik bening seberat 0,55 gram bruto, dan satu linting tembakau sintetis siap pakai seberat 0,20 gram bruto. Selain itu, polisi juga mengamankan satu wadah kertas papir merk “ROYO” serta sebuah ponsel merek Vivo 1811 yang diduga digunakan untuk transaksi.

Total berat tembakau sintetis yang diamankan mencapai 0,75 gram.

Dalam pemeriksaan awal, AF mengaku mendapatkan tembakau terlarang tersebut dengan cara membeli secara daring melalui media sosial, lalu membaginya bersama seorang rekannya.

Kini, pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Pekalongan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sumber: Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka