[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Tiga Oknum Wartawan Terciduk OTT di Pekalongan: Diduga ‘Peras’ Kades Lewat Berita Kambing Hilang

Tiga Oknum Wartawan Terciduk OTT di Pekalongan: Diduga ‘Peras’ Kades Lewat Berita Kambing Hilang

Tiga Oknum Wartawan Terciduk OTT di Pekalongan: Diduga ‘Peras’ Kades Lewat Berita Kambing Hilang

Kombes Pol Dwi Subagio saat memberikan keterangan kepada media terkait OTT tiga oknum wartawan di Pekalongan (dok. Istimewa)

SEMARANG – Aroma dugaan pemerasan yang melibatkan tiga oknum wartawan di Pekalongan akhirnya pecah ke permukaan. Polda Jateng mengamankan tiga nama yang diduga kuat mencoba “menjual” tekanan publik kepada seorang kepala desa di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Operasi tangkap tangan (OTT) itu dilakukan pada Selasa siang (25/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, di sebuah rumah makan kawasan Dupan, Pekalongan — lokasi yang justru selama ini dikenal sebagai tempat makan keluarga, bukan arena transaksi gelap.

Ketiga wartawan yang diamankan masing-masing berinisial Y, A, dan AA. Informasi yang beredar menyebut, mereka sebelumnya menayangkan sebuah pemberitaan mengenai program ketahanan pangan di desa setempat. Berita itu memuat narasi soal program yang dinilai gagal hingga hilangnya sejumlah ekor kambing.

Namun setelah berita naik tayang, situasi berubah. Ketiganya diduga menghubungi sang kepala desa dan meminta sejumlah uang agar pemberitaan tersebut dicabut. Kades sempat bersedia memberikan nominal tertentu, namun trio wartawan itu dikabarkan menaikkan permintaan. Di titik itulah sang kepala desa merasa tak lagi sekadar “dimintai klarifikasi”, tapi diperas.

Tak mau terjebak lebih jauh, ia melapor ke polisi. Laporan itu menjadi pintu masuk bagi tim kepolisian untuk melakukan OTT.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Iya, betul ada penangkapan tiga wartawan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Ia menambahkan bahwa para terduga kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
“Mereka masih dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Kasus ini kembali mengangkat sisi gelap relasi antara sebagian oknum pers dan pejabat desa. Modusnya klasik: menaikkan pemberitaan bernada negatif, kemudian menawarkan “solusi” dengan imbalan uang. Walau belum dapat dipastikan tingkat keterlibatan masing-masing, OTT ini menjadi alarm keras bahwa praktik-praktik pemerasan berkedok jurnalistik masih terjadi, bahkan di level desa.

Jika proses hukum berjalan dan bukti menguat, kasus ini bisa menjadi preseden penting untuk penertiban profesi dan edukasi publik agar tak mudah tunduk pada ancaman pemberitaan. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan

TERKINI

KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
KAJEN – Sebanyak 350 personel Polres Pekalongan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Pekalongan. Pengamanan diperkuat TNI, Linmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan,...
KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen