[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Tak Hanya Orasi, Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan ‘Ultimatum’ DPRD Soal 10 Tuntutan

Tak Hanya Orasi, Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan ‘Ultimatum’ DPRD Soal 10 Tuntutan

Tak Hanya Orasi, Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan ‘Ultimatum’ DPRD Soal 10 Tuntutan

DEMA UIN Gus Dur Pekalongan menyuarakan aspirasi lewat pengeras suara saat aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan (3/9/2025 – dok. Bagus – Rasika FM).

KAJEN – Aksi mahasiswa kembali menggema di halaman gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada Rabu (3/9/2025). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Gus Dur Pekalongan membentangkan spanduk dan berorasi lantang sebelum akhirnya diterima langsung oleh pimpinan daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, bersama sejumlah pejabat daerah seperti Wakil Bupati Sukirman, Kapolres Pekalongan, Dandim 0710, hingga Sekretaris Daerah, hadir menemui mahasiswa. Setelah aksi orasi di halaman, perwakilan mahasiswa diajak masuk untuk audiensi resmi di ruang rapat dewan.

10 Tuntutan: 3 Nasional, 7 Lokal

Dalam audiensi, Abdul Munir menyebut tuntutan mahasiswa terbagi menjadi 10 poin, tiga di antaranya bersifat nasional, sementara tujuh lainnya menyangkut isu daerah.

“Iya, tadi sudah dibacakan tuntutan. Yang nasional tentu akan kami teruskan ke DPR RI, kalau yang daerah akan kami bahas dalam rapat DPRD. Ada soal pendapatan, pelaksanaan hibah, transparansi—semua akan kami dalami bersama eksekutif,” ujar Munir.

Munir juga menegaskan isu kenaikan tunjangan DPR tidak berlaku di level kabupaten. “Tunjangan DPRD Kabupaten Pekalongan tidak pernah naik. Kalau DPR RI itu beda. Jadi jangan sampai disalahpahami,” tegasnya.

Mahasiswa : Ada Tenggat 7×24 Jam

Ketua DEM UIN Gus Dur Pekalongan, Muhammad Arif Faturachim, menyampaikan pihaknya kecewa dengan mandeknya pembahasan RUU Perampasan Aset serta isu kenaikan tunjangan DPR RI di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil.

“Untuk isu lokal, kami menyoroti pajak, transparansi, dan tata kelola anggaran daerah. Semua sudah kami kaji. Tuntutan ini akan kami kawal, ada tenggat waktu 7×24 jam. Jika tidak ditindaklanjuti, kami siap melakukan aksi lanjutan dengan massa lebih banyak,” tegas Arif.

Pemkab : Aspirasi Sejalan dengan Program Daerah

Sementara itu, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman memastikan pihaknya tidak menutup mata atas aspirasi mahasiswa.

“Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran pada prinsipnya sangat aspiratif. Kami memang sedang berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa membebani masyarakat. Ada tujuh poin tuntutan lokal yang tadi disampaikan, dan itu sejalan dengan program evaluasi pemerintah daerah,” kata Sukirman.

Janji Tindak Lanjut

DPRD berkomitmen segera mengirim tuntutan ke pusat paling lambat Senin pekan depan, sementara tuntutan lokal akan dibahas melalui rapat internal bersama eksekutif. Mahasiswa pun berjanji mengawal prosesnya hingga tuntas. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan

TERKINI

KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
KAJEN – Sebanyak 350 personel Polres Pekalongan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Pekalongan. Pengamanan diperkuat TNI, Linmas, Satpol PP, Dinas Perhubungan,...
KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen