Advertise

KABAR RASIKA

Razia Gabungan TNI-Polri, Puluhan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Razia Gabungan TNI-Polri, Puluhan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Razia Gabungan TNI-Polri, Puluhan Motor Berknalpot Brong Diamankan

KNALPOT BRONG – Razia gabungan TNI – POLRI menyasar pengedara sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak standart (brong) – Dok. Humas Polres

KAJEN – Razia gabungan TNI-Polri yang digelar di wilayah Kedungwuni menjaring puluhan motor dengan knalpot tidak standar (brong), Minggu (07/01/24) malam.

Giat Razia yang dipimpin Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H, digelar pada 4 titik, diantaranya, depan Polsek kedungwuni, simpang 4 Podo, Bebekan, dan pertigaan Alfamart Kedungwuni.

“Kami dari pihak Kepolisian bersinergi dengan TNI melaksanakan razia gabungan dengan sasaran utama kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak standar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas AKP Joko Supriyanto, S.H yang juga ikut dalam razia mengatakan, pihaknya akan menindak tegas para pengguna knalpot tidak standar (brong). “Karena pemakaian knalpot jenis brong ini, sangat mengganggu masyarakat dikarenakan suaranya yang bising,” ujarnya.

Razia yang dimulai pukul 20.30 wib itu, berhasil menyita 21 sepeda motor dan 1 KBM berknalpot tidak standar. Motor tersebut langsung disita, sedangkan para pengendaranya diberi sanksi tilang.

Menurut AKP Joko, penindakan terhadap para pengendara yang menggunakan knalpot tidak standar ini, merupakan upaya untuk memberikan efek jera, sehingga diharapkan kedepannya, mereka tidak lagi menggunakan knalpot tidak standar.

Kasat Lantas juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak standar (brong) saat berkendara di jalan.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan...
Muat Lebih

POPULER

RATU 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Dukungan Penyintas Kanker Payudara Lewat Halal Bihalal Ratu Sembara Kasih
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK