KAJEN – Upaya memperkuat partisipasi publik dalam isu kesejahteraan perempuan dan perlindungan anak terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Salah satunya melalui pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forkom Puspa) Kabupaten Pekalongan Periode 2025–2028 yang dilakukan langsung oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, di Aula Lantai I Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Senin (22/12/2025).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus Hari Ulang Tahun Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ke-23, yang mengusung semangat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah.
Bupati Fadia Arafiq menegaskan, Forkom Puspa diharapkan tidak sekadar menjadi wadah koordinasi formal, tetapi mampu menghadirkan kerja-kerja konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah dan unsur masyarakat, khususnya kaum perempuan.
“Forkom Puspa harus hadir dengan program nyata dan bisa bersinergi dengan PKK serta GOW. Kontribusi perempuan sangat menentukan, terutama dalam mendukung tumbuh kembang anak agar Kabupaten Pekalongan terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Fadia.
Ia juga menekankan bahwa peran perempuan tidak hanya strategis dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Mulai dari pengelolaan ekonomi rumah tangga, pendidikan anak, hingga menjaga keharmonisan sosial, perempuan dinilai memiliki posisi kunci.

Dalam momentum peringatan Hari Ibu, Bupati Fadia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh perempuan atas dedikasi dan perannya selama ini. Ia menyebut kekuatan perempuan terletak pada ketangguhan, kesabaran, serta nilai-nilai yang ditanamkan dalam keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Ny. Galuh Sukirman, menyampaikan bahwa peringatan HUT GOW ke-23 diharapkan menjadi penguat semangat perempuan di Kabupaten Pekalongan untuk terus berdaya, berkarya, dan berkontribusi dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Ia juga melaporkan, rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-97 telah dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi senam bersama organisasi perempuan dan warga, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM dari 19 kecamatan yang melibatkan 76 desa binaan, hingga penggalangan donasi bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera.
“Puncak kegiatan hari ini dilaksanakan bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77, pengukuhan pengurus Forkom Puspa, penganugerahan tokoh peduli pengarusutamaan gender, pembinaan Bunda Literasi, serta penampilan hiburan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah, perbankan, perguruan tinggi, rumah sakit, serta berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Pekalongan, sebagai wujud dukungan bersama terhadap agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. (Gus)