Advertise

KABAR RASIKA

Ketua DPRD Pekalongan Soroti Keras Polemik Kecelakaan Mobil MBG

Ketua DPRD Pekalongan Soroti Keras Polemik Kecelakaan Mobil MBG

Ketua DPRD Pekalongan Soroti Keras Polemik Kecelakaan Mobil MBG

Petugas kepolisian memeriksa mobil operasional MBG yang terguling di Jalan Raya Pakisputih, Kedungwuni, usai insiden pada Jumat pagi (dok. Istimewa)

KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, akhirnya angkat bicara mengenai rentetan kecelakaan yang melibatkan sopir pengangkut hasil produksi perusahaan tertentu, termasuk kendaraan program MBG (Makan Bergizi Gratis), yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik. Dalam sesi wawancara dengan Rasika FM Pekalongan, Jumat (12/12/2025) sore, Munir menegaskan bahwa berbagai persoalan dalam proses rekrutmen hingga kelayakan operasional mobil MBG harus ditangani serius.

Munir menjelaskan bahwa ia tidak melihat langsung kejadian-kejadian tersebut, sehingga pernyataannya bersifat normatif berdasarkan pengamatan umum. Namun, menurutnya, temuan lapangan dan kabar yang berkembang cukup menjadi indikator adanya persoalan serius.

“Ketentuannya jelas, harus ada mobil yang layak dan sopir yang memiliki kualifikasi serta sertifikasi. Kalau ternyata sopirnya tidak memenuhi kelayakan, apalagi sampai tidak memiliki SIM, tentu kami akan memanggil SPPG terkait pola rekrutmennya,” tegas Munir.

Beberapa insiden yang menjadi sorotan publik meliputi sopir yang menabrak warga di Jakarta, kecelakaan kendaraan yang terguling di kawasan Pasir Putih akibat menabrak bangunan, hingga dugaan adanya pungutan uang dalam proses rekrutmen sopir. Munir menilai, rangkaian kejadian tersebut menunjukkan potensi lemahnya pengawasan dan seleksi sopir di lapangan.

Selain itu, Munir menyoroti faktor kesehatan dan beban kerja sopir. Ia menegaskan bahwa pengemudi tidak boleh dipaksa bekerja berlebihan, terlebih misalnya mengemudi dari pagi hingga malam seorang diri, karena hal itu sangat berisiko.

“Sopir harus sehat jasmani dan bekerja sesuai aturan. Kalau dipaksa terus, risikonya fatal,” ujarnya.

Persoalan lain yang turut disorot adalah ketidaksesuaian usia sopir dengan petunjuk teknis. Dalam aturan, usia maksimal sopir dibatasi 50 tahun. Namun, sopir yang terlibat kecelakaan tercatat berusia 63 tahun.

“Ini tentu harus ditelusuri. Nanti kami koordinasikan dengan Ketua Satgas SPPG. Kami akan minta penjelasan, termasuk soal kepatuhan terhadap ketentuan usia dan mekanisme rekrutmennya,” jelas Munir.

Ia memastikan DPRD Kabupaten Pekalongan akan bergerak cepat berkoordinasi dengan Forkopimda untuk memastikan penanganan komprehensif, terutama pada kasus-kasus kecelakaan kendaraan MBG agar tidak terulang.

Salah satu insiden yang menimbulkan sorotan tajam terjadi pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. Sebuah mobil Suzuki Pickup Box milik SPPG Pakisputih—yang termasuk dalam kendaraan operasional program MBG—terguling di Jalan Raya Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Mobil dengan nomor polisi G-9209-LZ itu melaju dari arah selatan menuju utara. Saat hendak berbelok kanan di simpang empat, pengemudi bernama Rusdi (63), warga Desa Tosaran, Kedungwuni, diduga gagal mengendalikan laju kendaraan. Mobil menabrak pagar rumah warga dan terguling ke arah kanan jalan.

Ironisnya, dari hasil pemeriksaan, pengemudi diketahui memiliki SIM namun kadaluarsa , meski mengoperasikan kendaraan operasional program pemerintah.

Insiden ini semakin memperkuat dugaan adanya kelemahan dalam proses rekrutmen sopir kendaraan MBG dan mendorong DPRD untuk melakukan penelusuran lebih dalam.

Dengan berbagai temuan tersebut, publik kini menantikan langkah tegas dari SPPG, pemerintah daerah, hingga DPRD dalam memperbaiki tata kelola, memperketat standar kelayakan sopir dan pekerja, serta memastikan keselamatan masyarakat dalam operasional kendaraan MBG. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-01-23 at 11.52
TPA Bojonglarang Kajen Longsor
PUTING BELIUNG 1
Angin Puting Beliung Terjang Pekiringan Alit Kajen, Tujuh Rumah Rusak
WhatsApp Image 2026-01-22 at 07.25
RSUD Kraton Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Banjir Pekalongan
WhatsApp Image 2026-01-21 at 17.04
KPU Kab. Pekalongan Salurkan Bantuan Logistik ke Dapur Umum Korban Banjir

TERKINI

WhatsApp Image 2026-01-23 at 11.52
TPA Bojonglarang Kajen Longsor
KAJEN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu longsoran gundukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bojonglarang. Material sampah plastik meluap hingga mencemari aliran Sungai...
Comment identifier un casino en ligne fiable pour jouer en toute sécurité
L’univers des jeux d’argent en ligne vit une progression significative, attirant chaque jour des millions de joueurs à travers le globe. Néanmoins, cette croissance rapide se conjugue également...
PUTING BELIUNG 1
Angin Puting Beliung Terjang Pekiringan Alit Kajen, Tujuh Rumah Rusak
KAJEN – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Pekalongan. Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang permukiman warga di Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, Rabu (21/1/2026) sore....
WhatsApp Image 2026-01-22 at 07.25
RSUD Kraton Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Banjir Pekalongan
Kajen – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan memaksa banyak warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di tengah situasi darurat, kebutuhan dasar pengungsi masih menjadi...
WhatsApp Image 2026-01-21 at 17.04
KPU Kab. Pekalongan Salurkan Bantuan Logistik ke Dapur Umum Korban Banjir
KAJEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Siwalan, Rabu (21/1/2026). Bantuan tersebut diserahkan ke dapur umum yang...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-01-21 at 17.04
KPU Kab. Pekalongan Salurkan Bantuan Logistik ke Dapur Umum Korban Banjir
WhatsApp Image 2026-01-21 at 12.29
DKPP Pekalongan Salurkan 33 Alsintan ke Kelompok Tani
SUMAR
Banjir Masih Menggenang, Wakil Ketua DPRD Pastikan Delapan Rumah Pompa Beroperasi Normal