Advertise

KABAR RASIKA

Kado HUT 117, Kota Pekalongan Sukses Capai UHC

Kado HUT 117, Kota Pekalongan Sukses Capai UHC

Kado HUT 117, Kota Pekalongan Sukses Capai UHC

Menjadi kado Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekalongan ke 117 yang jatuh pada tanggal 1 April 2023 sukses berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) dengan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lebih dari 96 persen dari total jumlah penduduk.
Acara simbolis Penyerahan Data Kepesertaan JKN tersebut diserahterimakan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu kepada Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dalam acara Kota Pekalongan Menuju Universal Health Coverage (UHC) 2023 yang digelar di Ruang Jlamprang Setda, Rabu (05/04).

UHC merupakan bentuk pemenuhan terhadap Peraturan Perundangan oleh Pemerintah Kota Pekalongan, serta sebagai komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan Jaminan Sosial bagi warganya, dimana hal ini sejalan dengan peta jalan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019 – 2024 serta amanat Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Dengan tercapainya status UHC, diharapkan warga Kota Pekalongan yang telah terdaftar sebagai peserta program JKN memiliki akses yang adil dan komprehensif terhadap pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang bermutu dan berkualitas di seluruh Fasilitas Kesehatan mitra BPJS Kesehatan.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang berhasil didapatkan bertepatan di Hari Jadi Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Pekalongan masih bisa memberikan hadiah untuk warga Kota Pekalongan yaitu Universal Health Coverage (UHC) yang secara prinsip merupakan Jaminan Kesehatan yang melindungi setiap penduduk. Kota Pekalongan masuk yang ke-12 dari Kota di Jawa Tengah menjadi satu-satunya yang belum UHC minimal sampai 95 persen di tingkat Kota di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kami kemudian segera mengambil langkah cepat, membahas bersama, mencari strategi seperti apa yang harus kami lakukan untuk mencapai UHC. Sebelumnya kami masih menganggarkan 86 persen dari jumlah penduduk. Alhamdulillah bulan ini akhirnya bisa mencapai lebih 96 persen dari jumlah penduduk yang sudah terdaftar kepesertaan JKN, “ungkap Aaf sapaan akrabnya.


Dia pun menjelaskan terkait permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat dan berharap dengan tercapainya UHC ini warga Kota Pekalongan bisa mengakses layanan kesehatan dengan mudah.
“Masalah yang terjadi di masyarakat biasanya warga yang sudah sakit masuk ke rumah sakit, itu baru mengurus mendaftar BPJS atau terkendala karena BPJS nya menunggak. Namun mulai 1 Mei sejak dicanangkan Kota Pekalongan sudah UHC, maka warga Kota Pekalongan tidak perlu menunggu 14 hari lagi, warga yang sakit bisa langsung mendapatkan akses layanan kesehatan dengan mudah. Hal ini sesuai dengan program kita untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di Kota Pekalongan. Semoga ada progress yang lebih baik, “tutur Aaf.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu mengapresiasi atas kerjasama Pemerintah Kota Pekalongan bisa berhasil meraih UHC.
“Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada segenap komponen pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan atas kerjasama, dukungan serta sinergi yang sangat baik dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),”ungkap Cici sapaan akrabnya.

Dia juga menjelaskan terkait capaian UHC Kota Pekalongan beserta keistimewaan yang didapat setelah UHC dicanangkan.
“Menginjak tahun ke-sembilan pelaksanaan program JKN yang dimulai sejak tahun 2014 sampai dengan saat ini, pada akhirnya Kota Pekalongan mencapai posisi cakupan Jaminan Kesehatan Semesta atau yang selanjutnya disebut dengan Universal Health Coverage (UHC) bagi sedikitnya 95% warga Kota Pekalongan 1 April 2023. Hal ini tentu menjadi bingkisan yang indah pada Hari Jadi Kota Pekalongan ke-117, menyusul 11 Kabupaten/Kota yang sebelumnya telah mencapai UHC dari 35 Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Jawa Tengah. Kepesertaan Kota Pekalongan saat ini mencapai 96,43 persen dari total jumlah penduduk 316.796 jiwa,”tambah Cici.

“Selanjutnya mulai 1 Mei 2023, pendaftaran warga Kota Pekalongan yang belum terlindungi Jaminan Kesehatan oleh Pemerintah Kota Pekalongan akan mendapatkan keistimewaan khusus yaitu dapat mengakses layanan kesehatan tanpa waktu tunggu proses administrasi pendaftaran program JKN atau status kepesertaan JKN dapat aktif seketika, sehingga warga Kota Pekalongan dapat mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan sewaktu-waktu. Pada akhirnya kami berharap, dengan pencapaian UHC Kota Pekalongan dapat menjadi perwujudan cita-cita Hari Jadi Kota Pekalongan ke-117. Dirgahayu Kota Pekalongan, Bangkit, Kreatif, Kolaboratif,”tutup Cici. (ns)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
Tipiwan
Don't Miss It..!! "Festival Pilihan Nikmat" di Alun-Alun Kajen
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades