Advertise

KABAR RASIKA

Imigrasi Pemalang Gelar Bakti Sosial Bagi Korban Bencana Alam Petungkriyono

Imigrasi Pemalang Gelar Bakti Sosial Bagi Korban Bencana Alam Petungkriyono

Imigrasi Pemalang Gelar Bakti Sosial Bagi Korban Bencana Alam Petungkriyono

(Dok. Istimewa)

Pemalang – Bencana alam berupa banjir bandang longsor akibat hujan deras yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, pada senin (20/1) lalu meninggalkan duka karena selain karena kerusakan beberapa rumah, insfratruktur penting seperti jembatan juga menelan korban jiwa sebanyak 23 orang

Kejadian inilah yang menjadikan jajaran Kantor Imigrasi Pemalang terketuk hati untuk menggelar kegiatan bakti sosial yang mana hal ini sejalan dengan arahan dari Menteri Imigrasi & Pemasyarakatan RI dan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah agar seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayahnya
untuk lebih peduli membantu masyarakat korban bencana alam yang saat ini marak terjadi dimana-mana.

Kepala Kantor Imigrasi Pemalang, Ari Widodo, melalui Kepala Seksi TIKKIM, Syachrudin, menyampaikan bahwa semoga dengan bantuan yang tulus dari jajarannya dapat sedikit meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak bencana alam sampai dengan saat ini

“Kegiatan bakti sosial ini juga merupakan sebagai bukti kepedulian Kantor Imigrasi Pemalang terhadap korban bencana alam di wilayah kerja kami” ujar Syachrudin saat menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telor dan lain-lain di Kantor Kecamatan Petungkriyono Kab. Pekalongan, jumat (14/2).

Sementara itu, Nur Aminin, Kepala Seksi Kesra Kecamatan Petungkriyono, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan jajaran Kantor Imigrasi Pemalang saat menerima secara simbolis bantuan.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini dan akan segera mendistribusikan kepada warga desa yang berdampak parah seperti di Desa Kasimpar dan Desa Kayupuring”, utas Nur Aminin

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
Tipiwan
Don't Miss It..!! "Festival Pilihan Nikmat" di Alun-Alun Kajen
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades