Advertise

KABAR RASIKA

Ikrar Damai Pemuda Dan Mahasiswa Di Peringatan Sumpah Pemuda

Ikrar Damai Pemuda Dan Mahasiswa Di Peringatan Sumpah Pemuda

Ikrar Damai Pemuda Dan Mahasiswa Di Peringatan Sumpah Pemuda

SUMPAH PEMUDA – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho bersama mahasiswa usai melaksanakan ikrar damai (dok. Istimewa)

KAJEN – Mengambil tema “Pemuda Indonesia Bersatu dalam Kebhinnekaan, Berjuang dalam ke Indonesiaan” pelaksanaan upacara Bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-96 tahun 2024 di tingkat Kabupaten Pekalongan berjalan lancar dan Khidmat. Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut para pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Pekalongan aktif berperan untuk ikut mengambil bagian memeriahkan acara. Salah satu yang menarik adalah dilaksanakannya Ikrar Damai Pilkada Serentak Tahun 2024 secara simbolik dari perwakilan Pemuda dan Mahasiswa yang membacakan tiga poin pernyataan sikap.

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho, S.STP., M.AP yang ditemui di lapangan usai mengikuti Upacara Bendera, bahwa hal ini sebagai bentuk Sense Of Crisis dan idealisme pemuda yang momentumnya sangat tepat yaitu proses tahapan Pilkada yang sedang berjalan dan terutama peringatan 96 tahun Sumpah Pemuda yang kalau boleh dibilang adalah harinya Pemuda di seluruh Indonesia.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilaksanakan oleh para pemuda dan mahasiswa ini” ucapnya. Jika pada 96 tahun yang lalu para pemuda berikrar Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa maka pada zaman now mereka berikar Damai untuk sukses Pilkada serentak tahun 2024. Ada tiga poin juga kalau kita simak.

Pertama soal menggunakan hak pilih dan ajakan kepada masyarakat untuk tidak golput, ini aspek partipasinya yang tersentuh. Selanjutnya pernyataan menolak dan lawan terhadap politik identitas yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa, karena politik identitas ini bukan lagi Negative Campaign tapi sudah kategori Black Campaign (Kampanye Hitam) jadi harus kita lawan.

Yang poin terakhir ini muaranya adalah dukungan suksesi pilkada bagi pemerintah demi terwujudnya situasi aman, nyaman dan kondusif.

“Ini tentunya yang diharapkan oleh seluruh pihak, yang oleh para pemuda dan mahasiswa diwujudkan dalam bentuk ikrar damai karena mereka sebagai garda terdepan untuk mengawal proses demokrasi di negara kita termasuk di Kabupaten Pekalongan, sehingga jika pada masa tahapan pilkada berjalan ini masih ada pihak yang mengatakan Kabupaten Pekalongan tidak baik-baik saja maka harus berhadapan dengan para pemuda dan mahasiswa kita”, tegas Haryanto.

Pemerintah Daerah terus berupaya dan mengawal penuh jalannya tahapan pilkada serentak tahun 2024 dengan mengintensifkan koordinasi lintas sektor termasuk penguatan edukasi dan pendidikan politik masyarakat mengingat eskalasi pada setiap tahapan tentu semakin meningkat dan perlu langkah antisipasi yang tepat. Selain fokus melakukan pamantauan lapangan selama masa kampanye, seiring dengan itu penyiapan logistik oleh penyelenggara dalam hal ini KPU juga mendapat perhatian serius oleh pemerintah daerah. Setelah memantau langsung logistik di gudang KPU beberapa hari lalu, Pjs Bupati Pekalongan nantinya juga akan dijadwalkan untuk memantau langsung kondisi logistik di gudang PPK tiap tiap kecamatan.

Sumber : Press release Kesbangpol Kabupaten Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka