Advertise

KABAR RASIKA

Gerakan Dukung Ganjar Wiayah Pekalongan Raya Terbentuk

Gerakan Dukung Ganjar Wiayah Pekalongan Raya Terbentuk

Gerakan Dukung Ganjar Wiayah Pekalongan Raya Terbentuk

Wonopringgo – Gerakan kelompok Dukung Ganjar Pranowo Presiden RI ke 8 (DGP8) menggelar Musyawarah Daerah se eks Karesidenan Pekalongan. Acara tersebut digelar di Wonopringgo, Sabtu (29/10). Dewan Pimpinan Wilayah DPG8 Jawa tengah yang telah terbentuk sebelumnya membentuk pengurus di wilayah kota dan kabupaten eks. Karesidenan Pekalongan dan kota lain di Jawa Tengah yang mengambil tema ‘Bergerak, Dukung Ganjar Pranowo Menjadi Presiden RI ke-8’.

Setelah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DGP8 Kabupaten Pekalongan untuk memilih Ketua dan kepengurusannya, langsung dilakukan pelantikan oleh Ketua DPW DGP8 Jateng, Subarno dan disaksikan Sekjen DPP DGP8, Tiomora Esther M Sitanggang.

Hasil Musda, Mujo Haryadi atau sering disapa Yank terpilih sebagai Ketua DGP8 Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya yang bersangkutan menjabat sebagai Koordinator DGP8 untuk wilayah Karisidenan Pekalongan.

Menurut Subarno, pengurus DGP8 merupakan kumpulan para relawan yang tersuktrur dan masih dalam rangka mengenalkan capaian capaian yang telah dilakukan Ganjar Pranowo. Melihat capain capainnya yang sangat membanggakan, maka pihaknya sepakat untuk mendukung Ganjar yang saat ini masih menjadi Gubernur Jateng sebagai Presiden RI yang ke delapan.

”Memang saat ini Pak Ganjar belum menjadi Capres, namun kami yakin partai partai besar akan mengusung beliau karena ada dampak secara elektoralnya di masyarakat,” tandasnya.

Khususnya di Jawa Tengah, dari 35 Kota dan Kabupaten sudah terbentuk DGP8 dan harapannya bisa menyelenggarakan Musda untuk memilih ketua dan kepegurusannya. Namun hingga sekarang, baru delapan daerah yang sudah terbentuk secara resmi atau mendapatkan SK kepengurusannya dan yang terakhir di Kabupaten Pekalongan yang baru saja dilakukan pelantikan.

”Nanti secara bertahap, kami akan datang ke daerah daerah untuk meresmikan dan melantik kepengurusan DGP8 yang belum memilki SK remi kepengurusan,” katanya.

Dalam menjalankan roda organisasinya, para relawan ini bergerak secara mandiri. Tidak ada saluran dana daru luar karena murni mencari anggaran sendiri dari semua anggotanya. Dengan kerja keras para pengurus dan Gajar Pranowo terpiih sebagai Capres, harapannya apa yang menjadi tujuan DGP8 menjadi terealisasikan.

Sekjen DPP DGP8, Tiomora Esther M Sitanggang menegaskan sejak organisasi ini berdiri wilayah Jawa Tengah menjadi barometer dan epistentrum. Sebab kinerja dari pengurus Jateng cukup luar biasa sehingga dijadikan percontohan untuk daerah lain. Belum lama ini, DGP8 Sumatera Utara anjangsana ke Jateng untuk melihat dan mempelajari kinerjanya.

”Saya baru pulang dari Sumut dan mereka menerapkan apa yang dipelajari di Jateng. Api pergerakan yang dibawa dari Wilayah Jateng kini sudah menyala di Sumut,” tegas dia.

Makanya ketika mendengar ada acara Musda dan pelantikan pengurus DGP8 Kabupaten Pekalongan, pihak DPP memberikan suport penuh dan datang langsung dalam acara tersebut. Esther yakin, apabila Ganjar Pranowo menjadi Capres, maka Jateng termasuk Kabupaten Pekalongan akan memenangkannya secara mutlak.

Sejak awal terbemtuknya DGP8, misinya adalah mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI penerus Jowo Widodo dan tidak mengurusi soal partai. Memang selama ini, dalam pencalonan presiden salurannya melalui partai namun dalam konteks ini tidak membicarakan soal kepartaian.

Sedangkan Ketua DGP8 Kabupaten Pekalongan mengatakan setelah dilantik bersama pengurus lainnya langsung merapatkan barisan dan mulai melakukan program kerja. Di antaranya dengan melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang selama ini sangat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI tahun 2024.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
BLUD 1
Beda Pilihan, Langsung Dibuang: Dugaan ‘Pembersihan Politik’ Hantam Bidan BLUD Pekalongan
KAJEN — Dugaan tekanan politik pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Pekalongan mulai mencuat ke publik. Dua bidan berstatus karyawan BLUD di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama mengaku kehilangan pekerjaan...
IMG-20260414-WA0010
Polisi Kawal Ketat Evakuasi 15 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Batang, Semua Selamat
PEKALONGAN – Aparat kepolisian dari Polsek Wiradesa bergerak cepat mengawal proses evakuasi hingga penyerahan 15 anak buah kapal (ABK) KM Gajah Mada yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan...
Muat Lebih

POPULER

RATU 1
RSUD Kraton Pekalongan Perkuat Dukungan Penyintas Kanker Payudara Lewat Halal Bihalal Ratu Sembara Kasih
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
IMG-20260411-WA0005
“KPU Mengajar” Masuk Sekolah, Cetak Pemilih Cerdas di Pekalongan