Advertise

KABAR RASIKA

Ganjar Minta Warga Banyumas Raya Kreatif Buat Event: Bandara Sudah Siap Lho

Ganjar Minta Warga Banyumas Raya Kreatif Buat Event: Bandara Sudah Siap Lho

Ganjar Minta Warga Banyumas Raya Kreatif Buat Event: Bandara Sudah Siap Lho

BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong warga Banyumas Raya kreatif dan kerap membuat event dalam rangka optimalisasi pariwisata. Sebab, hanya cara itu yang bisa menjadi magnet wisatawan datang dan menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ganjar saat peresmian destinasi wisata baru Taman Apung Mas Kumambang di Banyumas, Senin (18/7). Ganjar mengatakan, banyak destinasi wisata bagus di Banyumas dan sekitarnya yang bisa dijual ke wisatawan.

“Ya seperti ini, memanfaatkan aset pemerintah untuk dibuat wisata. Ini bagus, karena bisa menyerap tenaga kerja dan lebih menghasilkan. Kalau ini sudah dikelola, maka harus ada yang baru, salah satunya adalah event,” katanya.

Masyarakat lanjut Ganjar selalu senang dengan sesuatu yang baru. Tidak hanya membangun gedung baru, tapi event juga harus dibuat selalu.

“Apalagi di Banyumas Raya ini sudah ada bandara di Purbalingga. Itu dulu kerja keras pak Husein ini (Bupati Banyumas). Kalau banyak event di Banyumas, penerbangan datang pasti ekonomi akan naik,” jelasnya.

Meskipun lanjut Ganjar, optimalisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman masih belum sesuai dengan harapan. Namun, September nanti bandara Halim Perdana Kusuma di Jakarta akan kembali dibuka dan penerbangan akan kembali jalan.

“Makanya bandara di Purbalingga dan Ngloram kita dorong lagi agar penerbangannya dioptimalkan. Kalau tidak salah dalam waktu dekat seminggu ada tiga kali penerbangan. Info pak Bupati Banyumas malah tiap hari ada penerbangan mulai bulan depan,” jelasnya.

Dengan begitu, maka sarana prasarana yang disiapkan pemerintah itu dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Banyumas Raya.

“Jadi bandara itu adalah salah satu dukungan pemerintah. Sudahkita siapkan transportasi udara untuk mendukung event. Tinggal masyarakat Banyumas Raya, anak-anak mudanya yang kreatif, pelaku wisata untuk buat event sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pemanfaatan aset pemerintah untuk destinasi wisata ini merupakan salah satu cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab selain menyerap lapangan kerja, tempat itu juga menjadi salah satu penyumbang PAD untuk daerah.

“Dan lokasi di sini masih sangat luas, masih bisa dikembangkan untuk wahana-wahana baru yang lebih menarik. Mudah-mudahan lancar dan berkah untuk warga Banyumas,” ucapnya.

Tag :

BACA JUGA :

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras