Advertise

KABAR RASIKA

Empat Petinju Muda Pekalongan Siap Berlaga di Popda Jateng 2025

Empat Petinju Muda Pekalongan Siap Berlaga di Popda Jateng 2025

Empat Petinju Muda Pekalongan Siap Berlaga di Popda Jateng 2025

Empat petinju muda yang siap berlaga di Popda Jateng 2025 (dok. Istimewa)

PEKALONGAN – Empat atlet tinju muda dari Kabupaten Pekalongan siap tampil di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2025. Kompetisi tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung mulai 17 Juni 2025 di GOR Sasana Tinju Jatidiri, Semarang.

Ketua Pertina Kabupaten Pekalongan, Anton Purnomo, mengatakan para atlet telah menjalani persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir. Ia berharap partisipasi mereka bisa membawa prestasi membanggakan bagi daerah.

“Dukungan dan doa dari masyarakat sangat kami harapkan, agar para atlet bisa tampil optimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Pekalongan,” ujar Anton, Senin (9/6/2025).

Empat petinju muda yang akan berlaga mewakili Kabupaten Pekalongan adalah:

  1. Sabit Khoirul Anam – Kelas 51 kg
  2. Rizki Maulana – Kelas 54 kg
  3. Muh. Al Fikri – Kelas 60–63 kg
  4. Muh. Al Fahmi – Kelas 63–67 kg

Mereka akan didampingi oleh dua pelatih, yaitu Amat Karyo dan Prasetyo, yang selama ini telah mendampingi proses pembinaan sejak tahap awal.

Anton mengungkapkan, meskipun semangat bertanding para atlet sangat tinggi, pembinaan atlet tinju di Kabupaten Pekalongan masih menghadapi kendala klasik: minimnya dukungan anggaran.

“Selama ini kebutuhan anggaran masih mandiri sehingga kurang maksimal. Kami berharap ke depan ada perhatian lebih dari pemerintah, terutama dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar),” tegasnya.

Ajang Popda Jateng 2025 menjadi momen penting bagi Pertina Kabupaten Pekalongan. Selain untuk mengukur sejauh mana perkembangan atlet muda, kejuaraan ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa tinju pelajar dari Pekalongan layak diperhitungkan di tingkat provinsi. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel
WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel
KAJEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menyegel sedikitnya tiga...
WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
PEKALONGAN – Akses layanan kesehatan spesialis tak lagi harus menunggu antrean panjang di rumah sakit. RSUD Kraton Pekalongan kembali menegaskan perannya dalam menyehatkan masyarakat melalui program SPELING...
WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra