Advertise

KABAR RASIKA

Dari Mandiri Jadi Pekerja, Ericko Rasakan Nyata Manfaat JKN: “Sejak Anak Lahir Sudah Terlindungi”

Dari Mandiri Jadi Pekerja, Ericko Rasakan Nyata Manfaat JKN: “Sejak Anak Lahir Sudah Terlindungi”

Dari Mandiri Jadi Pekerja, Ericko Rasakan Nyata Manfaat JKN: “Sejak Anak Lahir Sudah Terlindungi”

(Dok. Istimewa)

Pekalongan — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk pekerja yang terdaftar melalui perusahaan. Salah satunya dialami oleh Ericko (29), warga Desa Pabean, Kecamatan Pekalongan Utara, Kabupaten Pekalongan, yang kini bekerja sebagai Sales Promotor Provider Tri (3) melalui perusahaan outsourcing Staffinc.

Sebelum bekerja, Ericko merupakan peserta JKN segmen mandiri yang rutin membayar iuran untuk dirinya dan keluarganya. Ia mengaku sudah lama memanfaatkan program JKN, terutama saat istrinya menjalani masa kehamilan hingga persalinan.

“Waktu istri saya hamil dan melahirkan, kami pakai JKN mandiri. Semua proses pemeriksaan sampai persalinan berjalan lancar. Kami benar-benar terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya besar,” ujar Ericko mengenang.

Menurut Ericko, sejak awal menjadi peserta JKN, ia selalu mendapatkan pelayanan yang memuaskan, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun rumah sakit rujukan. Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi digital BPJS Kesehatan yang membuat layanan kini lebih cepat dan mudah.

Kini, setelah bekerja dan terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), Ericko merasa semakin terbantu karena seluruh anggota keluarganya otomatis terdaftar dalam program JKN.

“Begitu saya mulai bekerja, perusahaan langsung mendaftarkan saya ke Program JKN, bahkan istri dan anak saya juga ikut terdaftar. Saya sangat bersyukur, karena sekarang tidak perlu lagi memikirkan iuran setiap bulan seperti waktu masih mandiri,” ungkapnya.

Kedatangannya ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan kali ini bertujuan untuk mengurus kepesertaan anaknya yang baru lahir. Ia mengaku senang karena perusahaan tempatnya bekerja dapat langsung mendaftarkan anaknya sebagai tanggungan tanpa perlu membayar iuran tambahan.

“Saya pikir awalnya harus bayar mandiri dulu untuk anak, tapi ternyata perusahaan bisa langsung daftarkan sebagai tanggungan. Jadi sejak lahir pun anak saya sudah terlindungi JKN,” katanya dengan senyum lega.

Selain pelayanan langsung di kantor, Ericko juga menilai bahwa layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN sangat membantu. Ia pernah menggunakan aplikasi tersebut untuk mengurus perpindahan fasilitas kesehatan (faskes) keluarganya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

“Dulu saya ganti faskes lewat Mobile JKN, prosesnya cepat dan praktis. Tidak perlu antre di kantor, cukup lewat HP saja. Menurut saya, masyarakat perlu tahu cara menggunakan aplikasi Mobile JKN ini supaya dapat mengurangi antrean di kantor BPJS maupun di faskes,” tuturnya.

Ericko berharap BPJS Kesehatan terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi agar informasi tentang program JKN semakin mudah diakses oleh masyarakat.

“Sekarang zaman digital, jadi memang penting BPJS Kesehatan makin kreatif menyebarkan informasi lewat media sosial atau platform digital lainnya, supaya lebih banyak orang tahu manfaat JKN,” tambahnya.

Sebagai pekerja yang kini sudah terlindungi, Ericko juga berpesan agar semua perusahaan di Indonesia patuh mendaftarkan pegawainya ke Program JKN. Baginya, jaminan kesehatan bukan hanya bentuk perlindungan, tetapi juga wujud nyata penghargaan terhadap kesejahteraan karyawan.

“Saya berharap semua perusahaan melakukan hal yang sama. Kalau karyawan dan keluarganya terlindungi JKN, tentu bekerja juga jadi lebih tenang dan fokus,” ujarnya.

Di akhir wawancara, Ericko menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas pelayanan yang telah diberikan.

“Saya puas dengan pelayanannya, dari dulu sampai sekarang selalu baik. Terima kasih BPJS Kesehatan sudah hadir dan membantu masyarakat seperti kami,” tutupnya dengan penuh rasa syukur.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit
ITS NU
Job Fair ITS NU Pekalongan : 21 Perusahaan Buka 400 Lowongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
KAJEN – Perselisihan keluarga yang berujung pada perusakan kaca jendela rumah di Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, berhasil diselesaikan melalui mediasi yang melibatkan perangkat lingkungan...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara
KAJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan memberikan pembinaan kepada sejumlah relawan pengatur lalu lintas atau yang kerap disebut “Pak Ogah” di beberapa titik jalan strategis...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit
KAJEN – Upaya menekan penyebaran tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pekalongan terus diperkuat. Di tengah masih tingginya jumlah kasus dan belum optimalnya pelacakan pasien, RSUD Kraton memanfaatkan teknologi...
ITS NU
Job Fair ITS NU Pekalongan : 21 Perusahaan Buka 400 Lowongan
KAJEN – Antusiasme masyarakat mencari pekerjaan terlihat dalam pelaksanaan Job Fair 2026 yang digelar Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Pekalongan, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 1.184 pencari...
KONI 1
Suryono Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Kabupaten Pekalongan, Usung Tata Kelola Transparan dan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
KAJEN – Suryono resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Pekalongan periode berikutnya dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) 2026 yang digelar di Hotel Indonesia...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2023-09-23 at 09.39
Hutan Pinus Kalijoyo Pekalongan Kembali Terbakar
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
WhatsApp Image 2025-12-16 at 12.51
Tanpa Kembang Api, Pemkab Pekalongan Tutup Tahun dengan Doa Bersama