Advertise

KABAR RASIKA

Capaian COKLIT di Kabupaten Pekalongan 50%

Capaian COKLIT di Kabupaten Pekalongan 50%

Capaian COKLIT di Kabupaten Pekalongan 50%

KAJEN – Pagi ini, Rabu (22/2/2023) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M kedatangan tamu istimewa, yaitu Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilu 2024 yang didampingi oleh KPU dan Bawaslu Kabupaten Pekalongan untuk melakukan wawancara langsung dan pencocokan data kependudukan seperti KTP dan KK.

Pencocokan dan Penelitian (Coklit) tersebut dilakukan di Rumah Dinas Bupati Pekalongan.

Bupati menyambut hangat petugas Coklit di ruang tamu rumah dinasnya yang melakukan pencocokan data orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut. Berdasarkan data Coklit Fadia beserta keluarga akan mencoblos di TPS 5 Desa Nyamok, Kecamatan Kajen.

Fadia mengungkapkan bahwa Coklit yang ia lakukan berjalan dengan baik dan lancar, dan ada 7 orang di keluarganya yang terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2024 yang akan datang, yaitu dirinya dan suami beserta 5 orang putra / putrinya. “Saya berharap agar Pemilu Legislatif, Pilpres, dan Pilkada serentak pada 2024 nantinya dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, “ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fadia Arafiq mengajak masyarakat untuk turut serta menyukseskan pelaksanaan coklit dengan memberikan informasi yang aktual.

“Saya berharap seluruh masyarakat agar bisa mengikuti coklit ini dengan baik, memberikan data yang terbaru, jangan sampai orang yang sudah meninggal masih masuk dalam daftar pencoblosan, orang yang sudah pindah alamat masih masuk daftarnya disini,” terangnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izah, S.Pd.I berharap dengan adanya Coklit, warga Kabupaten Pekalongan yang sudah memiliki hak pilih bisa menjadi pemilih dan masuk DPT pada pemilu tahun 2024, “Makanya nanti selain kami Coklit juga kami informasikan kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten Pekalongan silakan bisa melalui cekdptonline.kpu.go.id itu salah satu cara bagaimana kita memastikan sudah jadi pemilih atau tercatat sebagai pemilih atau belum,” jelasnya.

Saat ini update manual Coklit di Kabupaten Pekalongan sudah di kisaran angka 50% dari kurang lebih 735.793 orang pemilih. Sementara itu untuk e-coklitnya baru mencapai sekitar 15%, dan secepatnya diupayakan bisa menyamakan dengan manualnya. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras