Advertise

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pekalongan Perkuat Sinergi Tim PK JKN: Cegah Kecurangan Demi Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional

BPJS Kesehatan Pekalongan Perkuat Sinergi Tim PK JKN: Cegah Kecurangan Demi Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional

BPJS Kesehatan Pekalongan Perkuat Sinergi Tim PK JKN: Cegah Kecurangan Demi Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional

(Dok. Istimewa)

Pekalongan – Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor di bidang kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan melalui Tim Anti Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (AK JKN) menggelar Pertemuan Penguatan Tim Pencegahan dan Penanganan Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (PK JKN). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Khas Pekalongan pada Kamis (23/10) dan dihadiri oleh tim PK JKN dari empat wilayah, yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam pencegahan, pendeteksian, dan penanganan potensi kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat langkah bersama menjaga keberlangsungan program JKN di wilayah masing-masing.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang hadir. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar upaya pencegahan kecurangan berjalan efektif.

“Terima kasih kepada seluruh tim PK JKN yang telah hadir. Kita harus memiliki persepsi dan langkah yang sama agar potensi penyalahgunaan atau kecurangan dalam program JKN dapat diminimalisir. Melalui kegiatan ini, semoga kita bisa semakin solid dalam berkolaborasi menjaga keberlangsungan program JKN,” ujar Cici, sapaan akrabnya.

Cici menambahkan, pencegahan kecurangan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Program JKN. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari mutu dan integritas pelaksanaannya. Ia berharap kegiatan ini memperkuat komunikasi antar tim lintas daerah agar setiap kendala di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat dan terkoordinasi.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Kota Pekalongan sekaligus Ketua Tim PK JKN Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, menyampaikan bahwa potensi kecurangan dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik dari penyedia layanan kesehatan maupun dari pengguna layanan.

“Kita sebagai tim PK JKN harus memiliki program kerja yang aktif agar tidak pasif dalam pencegahan kecurangan. Dengan adanya program yang terencana, risiko bisa diminimalkan. Kolaborasi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Kota Pekalongan, melalui pengurusnya Bonis Edi Artoko, yang menilai bahwa kecurangan bisa terjadi tidak hanya pada layanan medis, tetapi juga dalam sistem manajemen.

“Kecurangan bisa muncul di berbagai aspek, bukan hanya pelayanan. Karena itu, PERSI siap berkolaborasi dalam tim PK JKN agar pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih menyeluruh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pekalongan, Bair Ginting, yang menyoroti pentingnya kesamaan pemahaman terhadap regulasi dalam proses klaim layanan kesehatan.

“Klaim yang tidak sesuai bisa terjadi karena perbedaan pemahaman regulasi. Maka dari itu, diperlukan aturan yang jelas agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak manapun,” tegasnya.

Acara kemudian ditutup oleh Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, yang menekankan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan Program JKN.

“Pemerintah Kota Pekalongan berkomitmen mendukung Program JKN tidak hanya lewat kebijakan, tetapi juga melalui tindakan nyata. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya seremonial, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan semangat bersama supaya Program JKN berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPJS Kesehatan bersama seluruh mitra di wilayah Pekalongan Raya bertekad memperkuat komitmen untuk menjaga integritas dan keberlanjutan Program JKN sebagai wujud nyata pelayanan kesehatan yang adil dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

(jw)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel
KAJEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menyegel sedikitnya tiga...
WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
PEKALONGAN – Akses layanan kesehatan spesialis tak lagi harus menunggu antrean panjang di rumah sakit. RSUD Kraton Pekalongan kembali menegaskan perannya dalam menyehatkan masyarakat melalui program SPELING...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?