Advertise

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pekalongan Gandeng 18 Merchant; Peserta JKN Dapat Manfaat Lebih Tunjukkan KIS Digital

BPJS Kesehatan Pekalongan Gandeng 18 Merchant; Peserta JKN Dapat Manfaat Lebih Tunjukkan KIS Digital

BPJS Kesehatan Pekalongan Gandeng 18 Merchant; Peserta JKN Dapat Manfaat Lebih Tunjukkan KIS Digital

(Dok. Istimewa)

Pekalongan – Dalam rangka meningkatkan akses dan manfaat bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan telah menjalin kerjasama dengan 18 merchant mitra. Melalui kerjasama ini, peserta JKN dapat menikmati beragam manfaat tambahan dengan menunjukkan kartu digital aktif mereka.
“Jadi dengan hanya menunjukkan kartu digital yang terdapat di aplikasi mobile JKN, manfaat tambahan tersebut akan diperoleh. Sebanyak 18 merchant telah menjalin kerjasama dalam program ini untuk jangka waktu satu tahun ke depan. Jadi misalnya, jika mengunjungi merchant kerjasama, akan tersedia diskon tertentu, demikian juga dengan toko-toko lainnya, serta laboratorium,” kata Sri Mugirahayu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, pada Kamis (21/03).
Kemitraan ini akan berlangsung selama 1 tahun, mulai tanggal 1 Maret 2024 hingga 28 Februari 2025, menawarkan manfaat tambahan bagi peserta JKN yang memegang kartu digital aktif. Kartu digital BPJS Kesehatan menjadi kunci utama dalam mengakses manfaat tambahan dari merchant-merchant yang terlibat dalam kerjasama ini. Peserta JKN yang menunjukkan kartu digital aktif mereka dapat menikmati diskon, hadiah, atau penawaran khusus lainnya dari merchant yang bersangkutan.
“Program ini bertajuk ‘Tunjukkan Kartu Digital Aktif, Dapatkan Manfaat Tambahan’. Jadi, dengan hanya menunjukkan kartu digital yang terdapat di aplikasi Mobile JKN, peserta akan mendapatkan manfaat tambahan. Sebagai contoh, ketika berkunjung ke Larissa, akan tersedia diskon khusus, begitu juga di beberapa toko tertentu dan laboratorium,” imbuhnya.


Cici, sapaan akrabnya, juga menjelaskan bahwa para pemilik kartu digital di Mobile JKN dapat memperoleh manfaat di setiap merchant yang terlibat dalam program ini. Ini berarti para peserta JKN dapat menikmati diskon, hadiah, atau penawaran khusus dari berbagai merchant yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, yang meliputi 18 merchant yang tersebar di wilayah Pekalongan, Batang, dan Pemalang. Hal ini menunjukkan komitmen BPJS Kesehatan dalam meningkatkan akses dan manfaat bagi peserta JKN melalui kerjasama dengan berbagai pihak.
“Rincian 18 merchant tersebut adalah Ayam Bakar Artomoro, Diet Kapan Kapan kafe, Coffe and Beyond, X Boriel Barber Shop, Delizia, Larissa Aesthetic Center, Fifi Skin Clinic. Lalu Naavagreen, Mitralab, Batik Huza, Lab Cito, Rumah Makan Ayam Gepuk, Teman Cerita Kafe, Papa Cookies,Utata Barber, Super Skin Beuty Clinic, Reta Beauty Clinic, dan Diamond Coin Laundry”, jelasnya.
Manager on Duty Reta Beauty Clinic Pekalongan, Nailati Syarifah (26), menuturkan pihaknya mempunyai beberapa program diskon untuk berbagai produk dan layanannya. Program diskon ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan kepada pemegang kartu JKN untuk menikmati layanan kami dengan harga yang lebih terjangkau. Nailati Syarifah menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan perawatan berkualitas dan terjangkau kepada seluruh masyarakat, sejalan dengan semangat program kemitraan dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan.
“Konsumen pemegang kartu JKN dapat menikmati diskon sebesar 10 persen untuk berbagai perawatan seperti laser glowing, derma roller, produk krim dan lotion, serta laser IPL (Intens Pulse Light). Kita juga memberikan diskon sebesar 5 persen untuk layanan laser glasskin,” jelas perempuan berhijab tersebut.
Dua barbershop, X Boriel dan Utata Barber, memilih untuk memberikan diskon sebesar 20 persen untuk seluruh layanan yang mereka tawarkan. Keduanya tidak memberikan batasan tertentu, sehingga para pelanggan dapat memanfaatkan diskon tersebut secara berulang kali sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini menunjukkan komitmen dari kedua barbershop tersebut dalam memberikan pelayanan yang terjangkau dan berkualitas kepada pelanggan mereka, serta semangat untuk mendukung program kemitraan dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan.
“Kalau potong di tempat saya harganya Rp25 ribu, tetapi dengan menggunakan kartu digital JKN, harganya menjadi Rp20 ribu. Kami memberikan diskon tersebut tanpa batasan kepada peserta JKN. Ini merupakan salah satu upaya X Boriel Barbershop dalam mendukung Program JKN yang memberikan manfaat tambahan kepada masyarakat yang menggunakan layanan potong rambut di tempat kami,” kata pemilik X Boriel Barbershop, Ayi Pemil.
Menurut Cici, Selain memberikan manfaat bagi peserta JKN secara langsung, kerjasama ini juga memiliki dampak yang lebih luas dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperluas cakupan layanan jaminan kesehatan di seluruh negeri. Dengan melibatkan sektor swasta, seperti merchant lokal, BPJS Kesehatan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Kemitraan ini bukan hanya tentang memberikan manfaat tambahan kepada peserta JKN, tetapi juga tentang mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Dengan melibatkan merchant-merchant lokal, kami dapat memperluas akses kesehatan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan kesehatan bagi semua warga Indonesia,” pungkasnya. (sw/ns)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.47
15 Siswa SDN 01 Kedungwuni Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, Polisi Turun Lakukan Penelusuran
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.33
Ranting Pohon Patah Tutupi Jalan Depan SMKN 1 Kedungwuni, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG

TERKINI

WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.46
DPRD Sebut Ada Penyimpangan Dana Desa Randumuktiwaren
KAJEN – Puluhan warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan pada Rabu (14/1/2026). Mereka menuntut kejelasan dan ketegasan atas...
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.47
15 Siswa SDN 01 Kedungwuni Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, Polisi Turun Lakukan Penelusuran
KEDUNGWUNI – Kepolisian turun tangan menelusuri dugaan gangguan kesehatan yang dialami 15 siswa SD Negeri 01 Kedungwuni, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, setelah mengonsumsi Makanan Bergizi...
WhatsApp Image 2026-01-14 at 09.33
Ranting Pohon Patah Tutupi Jalan Depan SMKN 1 Kedungwuni, Lalu Lintas Sempat Terganggu
KEDUNGWUNI – Aktivitas lalu lintas di Jalan Paesan Utara, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kabupaten Pekalongan, sempat terganggu pada Selasa (13/1/2026) sore. Sebuah ranting pohon berukuran besar patah dan...
Ilustrasi MBG
Belasan Siswa SD di Kedungwuni Diduga Keracunan MBG
KEDUNGWUNI – Belasan siswa SD Negeri 1 Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi...
WhatsApp Image 2026-01-13 at 16.36
Belasan Botol Miras Disita dari Warung dan Karaoke
KAJEN – Peredaran minuman keras di wilayah Sragi kembali terungkap. Dalam razia yang digelar Senin sore (12/1/2026), aparat menemukan dan menyita belasan botol miras dari sejumlah warung makan dan tempat...
Muat Lebih

POPULER

c
Kepala Kantor Imigrasi Pemalang Melantik Lima Orang Pejabat Baru, Ini Daftarnya
WhatsApp Image 2022-07-29 at 13.04
Kapolres Pekalongan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek kajen
WhatsApp Image 2025-07-11 at 18.55
Waspada! Operasi Patuh Candi 2025 Mulai 14 Juli, Ini Target Pelanggarannya