Advertise

KABAR RASIKA

Bang Ashraff “JUALAN” Harum Manis, Laris Manis

Bang Ashraff “JUALAN” Harum Manis, Laris Manis

Bang Ashraff “JUALAN” Harum Manis, Laris Manis

Ketua DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, M. Ashraff, berbincang dengan salah satu pedadang saat melakukan kunjungan di pasar malam Komplek Gemek Kedungwuni

KEDUNGWUNI – Ada yang menarik saat ketua DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, M. Ashraf, melakukan pantauan UMKM di komplek Gemek Kedungwuni, sabtu (16/04/2022). Kala itu Ashraff beserta rombongan Bapera keliling untuk melihat situasi pasar malam Gemek, dirinya tertarik dengan pedagang “harum manis”, sejenis makanan ringan menyerupai kapas dengan bahan dasar gula pasir. Disaat Ashraff berbincang dengan pedagang harum manis itulah, dirinya memborong jajanan harum manis dan dibagikan kepada pengunjung pasar malan Gemek.

Posisi Ashraff yang tepat berada di depan lapak pedagang mengundang perhatian semua orang yang melintas dan seolah-olah, ketua DPD Bapera seperti sedang berjualan harum manis. Masyarakat yang penasaran langsung mendekat dan berusaha mendapatkan harum manis yang diborong olehnya. Kurang dari lima menit, dagangan harum manis ludes diburu warga. Tak sedikit warga bersalaman dan mengucapkan terima kasih telah mendapatkan oleh-oleh yang menjadi jajanan khas setiap ada pasar malam.

Kedatangan suami Bupati Pekalongan ini memang cukup menjadi perhatian para pengunjung pasar malam yang digelar sebulan penuh selama bulan ramadhan. Ashraff sengaja menyempatkan waktu untuk melihat situasi pasar malam di komplek Gemek Kedungwuni ini, sehingga kedepan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk penataan pasar malam yang lebih baik.

Ashraff mengatakan, dirinya ingin memastikan pasar malam Gemek keamanannya bagus, ternasuk segala fasilitas penunjang lainnya, termasuk menyerap aspirasi kebutuhan para pedagang sehingga dapat disampaikan ke Bupati atau pihak terkait.

Ditanya mengenai wacana penataan pasar malam Gemek, lanjut Ashraff, saat ini dirinya bersama Bapera mengendalikan keamanannya sehingga para pedagang merasa nyaman berjualan.

“Karena dulu saya dengar banyak pemalakan, terus ada yang mabuk-mabukan, jadi saya arahkan teman-teman Bapera dan Linduaji untuk membantu petugas keamanan dalam menjaga kondusifitas. Dan melalui pendekatan yang baik, insya’allah sekarang tidak ada”, jelas Ashraff.

Dirinya juga akan mengusulkan kepada Bupati untuk menambah lampu penerangan, penataan fasilitas parkir dan lapak pedagang yang permanen sehingga para pelaku UMKM nampak teratur dalam menjajakan dagangannya.

Dari hasil pembicaraan dengan para pedagang, Ashraff mengungkapkan, dirinya merasa bersyukur, rata-rata para pedagang merasa senang masa pandemi telah berlalu sehingga perekonomian saat ini sudah mulai tumbuh dan pulih kembali.

Kunjungan ketua DPD Bapera Kabupaten Pekalongan ke pasar malam Gemek merupakan rangkaian kegiatan Bapera bersilaturahmi antar anggota yang sebelumnya di awali dengan berbagi takjil dan buka bersama. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras