Advertise

KABAR RASIKA

Atasi Kebutuhan Ai Bersih, Kapolda Jateng Resmikan Bantuan Sumur Bor

Atasi Kebutuhan Ai Bersih, Kapolda Jateng Resmikan Bantuan Sumur Bor

Atasi Kebutuhan Ai Bersih, Kapolda Jateng Resmikan Bantuan Sumur Bor

SUMUR BOR – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam peresmian bantuan sumur bor (07/11/2023 – dok. Istimewa)

KARANGANYAR – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., SST., MK melaksanakan penyerahan sumur bor dan bantuan sosial kepada warga masyarakat di Dukuh Padurekso Desa Legokkalong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, Selasa (07/11).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk representasi Polri hadir di tengah masyarakat, salah satunya memberikan bantuan pembangunan sumur bor di musim kemarau dan juga bantuan sosial berupa paket sembako bagi warga kurang mampu.

“Ini merupakan akselerasi dari program bakti sosial terkait dengan sumur di wilayah Jawa Tengah. Dan ini adalah putaran yang kedua, dimana putaran pertama sudah kita laksanakan di wilayah Kendal yang mendekati angka 40 sumur,” ujarnya.

Lanjutnya, Irjen Pol. Ahmad Luthfi mengatakan, hari ini secara serentak ada bantuan 25 sumur berikut 35 pompa dan beberapa tandon air di seluruh Jawa Tengah.

“Kegiatan ini hanya sebagian kecil dalam rangka memberikan stimulus kepada masyarakat kita untuk meringankan beban terkait dengan kekurangan air, dan kegiatan ini akan terus dilakukan sampai tiba musim penghujan,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan ini bisa dijadikan suatu pengalaman bagi masyarakat, bahwa kebutuhan air adalah merupakan kebutuhan hajat hidup orang banyak yang semuanya kita harus ikut serta dalam nyengkuyung kegiatan ini.

Kapolda juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pihak yang telah turut membantu dalam mensukseskan program Polri.

“Dengan adanya sumur bor ini yang merupakan sedikit sumbangsih dari Polri, dan agar dirawat sehingga dapat bermanfaat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H mengatakan, bahwa berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Pekalongan terdapat 5 Kecamatan yang masuk dalam zona merah terdampak kekeringan.

“Untuk saat ini Polres Pekalongan telah membuat bantuan pembangunan sumur bor di 3 Kecamatan yaitu Kajen, Karanganyar, dan Wonopringgo,” tuturnya.

Disampaikan AKBP Wahyu Rohadi, di Kecamatan Karanganyar terdapat 15 Desa dan terdapat 9 Desa yang terdampak kekeringan.

“Dan sampai saat ini kami baru bisa memberikan bantuan pembangunan sumur bor di Desa Legokkalong tepatnya di Dukuh Padurekso, mudah-mudahan apa yang kita berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Legokkalong,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat Desa Legokkalong mengandalkan bantuan dari dari Pemkab Pekalongan untuk mendapatkan air bersih. Dan untuk titik sumur yang telah dibuat ini dapat mengalir dengan lancar selaman 24 jam.

“Kami mohon doa dan supportnya kepada masyarakat Kab. Pekalongan agar kami dapat berbuat lebih banyak dalam membantu warga Kabupaten Pekalongan secara maksimal,” kata AKBP Wahyu Rohadi.

Kegiatan penyerahan sumur bor dan bantuan sosial di Dukuh Padurekso juga dihadiri oleh PJU Polda Jawa Tengah, Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H beserta Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Kapolres jajaran se Ex Polwil Pekalongan, Kapolsek jajaran Polres Pekalongan, Camat se Kabupaten Pekalongan, Forkopimcam Karanganyar, Kepala Desa se Kecamatan Karanganyar serta tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kecamatan Karanganyar.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku

TERKINI

BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
KAJEN – Skandal dugaan kredit bermasalah di PT BPR BKK Kabupaten Pekalongan (Perseroda) kian menggelinding. Kasus yang sempat terkesan jalan di tempat itu kini resmi masuk radar Kejaksaan Tinggi...
RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dijalankan dengan pola tambal sulam atau program seremonial yang berjalan sendiri-sendiri. Ketua DPRD Kabupaten...
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati tidak dapat menjalankan seluruh kewenangan kepala daerah secara bebas layaknya bupati definitif. Sejumlah kewenangan strategis...
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras
KAJEN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai memantik sikap politik dari legislatif. DPRD Kabupaten Pekalongan menegaskan akan menghormati proses...
CALO
ASN Diduga Jadi Broker Outsourcing, Puluhan Juta Menguap — Janji Tinggal Janji
KAJEN — Dugaan praktik percaloan tenaga kerja (outsourcing) kembali mencuat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial T diduga menjadi “broker” outsourcing...
Muat Lebih

POPULER

RAPAT 1
DPRD Pekalongan Warning OPD Tak Jalan Sendiri, Abdul Munir Serukan “Super Team”, Bukan Superhero
SUMAR
DPRD Bongkar Batas Kewenangan Plt Bupati Pekalongan: Jangan Sampai Off Side
MUNIR 1
Pasca OTT, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Warning Keras