Advertise

KABAR RASIKA

Antrean Online Mobile JKN Permudah Pasien dan Faskes, TPMD dr. Hadrianus D. Paska Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Antrean Online Mobile JKN Permudah Pasien dan Faskes, TPMD dr. Hadrianus D. Paska Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Antrean Online Mobile JKN Permudah Pasien dan Faskes, TPMD dr. Hadrianus D. Paska Raih Dua Penghargaan Sekaligus

dok. BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan

Transformasi digital di bidang kesehatan kini semakin nyata dirasakan manfaatnya, baik bagi fasilitas kesehatan maupun peserta JKN. Diantaranya melalui pemanfaatan fitur antrean online pada aplikasi Mobile JKN, yang memudahkan pasien mengakses layanan kesehatan tanpa harus menunggu lama di fasilitas kesehatan.

Kesuksesan implementasi antrean online ini membawa kebanggaan tersendiri bagi pemilik Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD) dr. Hadrianus D. Paska. Berkat konsistensinya dalam mengedukasi pasien dan mengoptimalkan layanan berbasis digital, ia meraih dua penghargaan sekaligus; Peringkat 1 Faskes Berkomitmen kategori TPMD dan Peringkat 3 Nasional Digital Transformation Awards untuk pemanfaatan antrean online terbanyak, pada Kamis (9/10).

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan atas kesempatan ini. Saya merasa bersyukur karena boleh menerima dua penghargaan sekaligus. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik untuk pasien BPJS Kesehatan tanpa membeda-bedakan,” ungkap Paska dengan mata berbinar.

Keberhasilan tersebut bukan diraih secara instan. Sejak awal, Paska berkomitmen untuk mengubah kebiasaan pasien dalam mengakses layanan kesehatan. Setiap hari, ia bersama timnya aktif mengedukasi pasien agar menggunakan fitur antrean online di aplikasi Mobile JKN.

“Setiap kali ada pasien datang, kami edukasi langsung. Kalau belum pakai antrean online, kami arahkan untuk segera mendaftar melalui aplikasi. Bahkan kami punya satu petugas khusus di depan sebagai PIPP (Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan). Tugasnya membantu pasien agar bisa menggunakan antrean online,” jelasnya.

Meski demikian, Paska mengakui masih ada kendala, terutama bagi pasien lansia yang belum terbiasa dengan teknologi. Namun ia punya cara khusus dengan melibatkan keluarga pasien untuk membantu pendaftaran secara online.

Tak hanya antrean online, Paska juga memanfaatkan fitur telehealth atau telekonsultasi di aplikasi Mobile JKN. Pasien yang membutuhkan konsultasi lanjutan bisa melakukannya secara daring, tanpa harus selalu datang langsung ke tempat praktik. Selain itu, ia menyediakan nomor WhatsApp khusus sebagai jalur komunikasi tambahan, sehingga pasien merasa lebih dekat dan terlayani.

“Tujuan saya sederhana, bagaimana pasien bisa mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa terbebani biaya dan tanpa menunggu lama. Semua fitur yang ada di Mobile JKN saya manfaatkan maksimal untuk kenyamanan mereka,” tambahnya.

Ke depan, Paska berharap semakin banyak pasien, terutama dari kalangan lanjut usia, terbiasa menggunakan layanan digital. Dengan demikian, sistem antrean online benar-benar dapat mengurangi kerumunan, mempercepat pelayanan, dan meningkatkan kepuasan pasien.

“Komitmen saya tetap sama, memberikan pelayanan terbaik untuk pasien BPJS Kesehatan. Semoga apa yang kami lakukan bisa membantu mewujudkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas, cepat, dan bermutu,” tandasnya.

Manfaat inovasi ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Diantaranya adalah Afifah Rose, warga Pekalongan, yang secara rutin berobat dengan memanfaatkan layanan antrean online melalui aplikasi Mobile JKN di TPMD dr. Hadrianus D. Paska.

“Pelayanannya cepat, saya tidak perlu menunggu lama. Dokternya ramah, pelayanan juga baik dan amanah. Saya benar-benar merasa sangat terbantu dengan adanya antrean online ini,” ujarnya sambil tersenyum lega.

Dengan sistem ini, pasien dapat mengambil antrean H-1 sebelum kunjungan dan langsung mendapatkan nomor urut. Hal ini memudahkan mereka memperkirakan waktu datang, sehingga tidak perlu lagi menunggu terlalu lama di tempat praktik.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi TPMD dr. Hadrianus D. Paska. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar prestasi individu, tetapi juga bentuk keberhasilan bersama dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui transformasi digital.

“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada TPMD dr. Hadrianus D. Paska yang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Harapan kami, praktik baik ini bisa ditularkan ke fasilitas kesehatan lain. Fitur-fitur Mobile JKN seperti antrean online, iCare, hingga layanan telekonsultasi sudah terbukti membawa manfaat besar bagi faskes maupun peserta,” terang Cici sapaan akrabnya.

Cici menegaskan bahwa transformasi digital di bidang kesehatan merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan. Ia berharap semakin banyak masyarakat dapat merasakan kemudahan akses dan manfaat nyata dari Program JKN.

“Transformasi digital harus terus digencarkan agar masyarakat bisa merasakan layanan JKN yang lebih mudah, cepat, dan menyeluruh. Dengan begitu, Program JKN benar-benar hadir sebagai perlindungan kesehatan yang bisa diandalkan semua kalangan,” pungkasnya. (ns)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter
WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
Tipiwan
Don't Miss It..!! "Festival Pilihan Nikmat" di Alun-Alun Kajen