Advertise

KABAR RASIKA

Bule Australia Minati Produk UMKM & Dekranasda Kabupaten Pekalongan Saat Pameran di Bali

Bule Australia Minati Produk UMKM & Dekranasda Kabupaten Pekalongan Saat Pameran di Bali

Bule Australia Minati Produk UMKM & Dekranasda Kabupaten Pekalongan Saat Pameran di Bali

BALI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pekalongan terus berusaha mendongkrak produk pelaku UMKM dengan mengikutsertakan pameran di Bali. Adapun pameran dibuka 24 November 2022 disalah satu Mall di Bali.

Pameran kali ini digelar oleh Kementrian Koperasi UMKM Republik Indonesia. Produk unggulan UMKM Kabupaten Pekalongan yang ikut dipamerkan adalah batik tulis, jins dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtharuddin Ashraf Abu bersama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi OPD terkait ikut datang dilokasi pameran.

Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtharuddin Ashraf Abu menyampaikan, sebagai wujud peningkatan pemasaran produk UMKM, Dekranasda mengikutkan pelaku UMKM pameran di Bali.

“Kita ada di Bali untuk mengikuti pameran produk unggulan UMKM dari Kabupaten Pekalongan. Untuk yang ditampilkan dalam pameran kali ini adalah produk unggulan dimana semua orang mengetahui kita produsen batik dan Jins, “terangnya.

Diakui bahwa, untuk saat ini masih banyak yang belum mengetahui Kabupaten Pekalongan ini produsen jins. Karena selama ini kebanyakan masyarakat mengetahui produsen jins ada di Bandung, Jogya akantetapi mereka lupa bahwa produksi jins terbesar di Indonesia itu adanya di Kabupaten Pekalongan.

“Melalui pameran ini kita berharap semoga pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan bisa memperkenalkan produk mereka keluar daerah ke seluruh Indonesia bahkan bisa keluar negeri, ” harapnya.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtharuddin Ashraf Abu menyampaikan, sebagai wujud peningkatan pemasaran produk UMKM, Dekranasda mengikutkan pelaku UMKM pameran di Bali.

“Kita ada di Bali untuk mengikuti pameran produk unggulan UMKM dari Kabupaten Pekalongan. Untuk yang ditampilkan dalam pameran kali ini adalah produk unggulan dimana semua orang mengetahui kita produsen batik dan Jins, “terangnya.

Diakui bahwa, untuk saat ini masih banyak yang belum mengetahui Kabupaten Pekalongan ini produsen jins. Karena selama ini kebanyakan masyarakat mengetahui produsen jins ada di Bandung, Jogya akantetapi mereka lupa bahwa produksi jins terbesar di Indonesia itu adanya di Kabupaten Pekalongan.

“Melalui pameran ini kita berharap semoga pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan bisa memperkenalkan produk mereka keluar daerah ke seluruh Indonesia bahkan bisa keluar negeri, ” harapnya.

Sementara Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menambahkan dalam mensuport pelaku UMKM, Pemkab juga ikut memfasilitasi dalam pameran.

“Alhamdulillah kita bisa memfasilitasi UMKM untuk bisa pameran diluar daerah dan saat ini kita pameran di Bali ada produk produk UMKM seperti batik serta jins. Semoga dengan pameran ini bisa menambah omset penjualan,
bisa mempromosikan produk unggulan Kabupaten Pekalongan, ” imbuhnya.

Peserta Pameran selaku Pengusaha Batik asal Wiradesa, Abas mengaku senang dengan suport Dekranasda dan Pemkab Pekalongan karena ikut memfasilitasi Pameran di Bali.

“Alhamdulilah sangat baik sekali penjualan dan kebetulan saya datang lebih awal dari yang lain, jadi kita belum diresmikan pameran namun banyak yang datang seperti bule dari Australia. Pengunjung banyak yang minat terutama yang tulis karena mereka bisa membedakan antara yang tulis dan bukan tulis, ” ungkapnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka