[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Bangun Sinergitas, KPU Kab. Pekalongan Gelar Rakor dan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

Bangun Sinergitas, KPU Kab. Pekalongan Gelar Rakor dan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

Bangun Sinergitas, KPU Kab. Pekalongan Gelar Rakor dan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

Kajen – Untuk mensukseskan jalannya proses Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi Tahapan Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2024 dan Sosialisasi PKPU Nomor 4 Tahun 2022, Kamis (28/07/2022) di Hotel Grand Dian Wiradesa Pekalongan.

Rakor ini di ikuti oleh 64 peserta yang terdiri dari 18 partai politik yang masing-masing terdiri oleh ketua dan petugas penghubung, lima orang dari unsure stakeholder dan 23 orang dari internal KPU Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini merupakan bentuk dari usaha demi suksesnya tahapan pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024. Selain itu Partai politik dan stakeholder di Kabupaten Pekalongan mengetahui bahwa tahapan pendaftaran partai politik dimulai tanggal 1 s/d 14 Agustus 2022 di Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menyamakan persepsi tentang Tata cara Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024.

Para partai politik peserta Pemilu 2024 mendaftarkan partainya secara online ke KPU RI dengan menggunakan aplikasi SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik) sebagai alat bantu. Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal menjelaskan untuk parpol menjadi peserta pemilu 2024 adalah parpol tersebut berstatus badan hukum sesuai dengan UU Tentang Partai Politik, memiliki kepengurusan di seluruh (100%) provinsi, memiliki kepengurusan di 75% kabupaten/kota di setiap provinsi, memiliki kepengurusan di 50% kecamatan di kabupaten/kota yang diajukan, menyertakan paling sedikit 30% keterwakilan perempuan pada kepengurusan tingkat pusat dan memperhatikan 30% keterwakilan perempuan pada kepengurusan tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Sosialisasi ini penting karena ada norma-norma baru yang mungkin berbeda dengan pemilu sebelumnya. Diantarnya adalah parpol yang memiliki kursi di DPR tidak perlu diverifikasi factual, jadi cukup verifikasi administrasi,” jelas Abi.

Akan tetapi untuk parpol yang tidak memiliki kursi di DPR atau partai baru, lanjut Abi, harus ada verifikasi administrasi dan factual. Di Kabupaten Pekalongan sendiri saat ini terdapat 14 partai politik dan 4 partai baru yang telah menyampaikan ke KPU yaitu Partai Gelora, Partai Umat, Partai Buruh dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Hasil akhir dari Rakor dan Sosialiasi ini diharapkan pemilu 2024 nanti dapat menjadi sesuatu yang meriah dan akan menjadi sebuah pesta demokrasi yang ditunggu oleh rakyat Indonesia. Para pihak dapat lebih memahami dan menghargai, sebab adanya sinergitas antar lembaga yang saling menguatkan dan dampak positif sosialisasi yang dilakukan oleh semua lini terhadap masyarakat akan bisa menyukseskan Pemilu 2024 yang jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter

TERKINI

KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
​KAJEN – Tingginya angka penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pekalongan memaksa Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) / Samsat Kajen putar otak. Berdasarkan data terakhir, tercatat...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
KARANGDADAP – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mulai dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026