Advertise

KABAR RASIKA

Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi

Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi

Puluhan Mobil dan Motor KDKMP Mulai Disebar ke Desa, Plt Bupati Pekalongan: Gunakan untuk Produktifitas Ekonomi

Dok. Istimewa

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai mendistribusikan puluhan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ke berbagai titik desa di wilayah Kabupaten Pekalongan, Rabu (6/5/2026) sore. Distribusi kendaraan ini dilakukan sebagai langkah percepatan penguatan ekonomi berbasis desa.

Penyerahan kendaraan operasional tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Pekalongan dan dihadiri Plt Bupati Pekalongan Sukirman, Dandim Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, hingga kepala desa.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan bahwa bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan program nasional pembangunan KDKMP di tingkat daerah. Ia optimistis keberadaan koperasi desa nantinya mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Alhamdulillah kita segera akan memiliki perputaran motor ekonomi, penggerak ekonomi di desa-desa. Dan semoga ini menjadi media, menjadi alat perekonomian kita dan akan mampu menyejahterakan masyarakat desa,” ujar Sukirman.

Menurutnya, keberadaan kendaraan operasional KDKMP akan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pemberdayaan ekonomi dan pertanian.

Ia berharap program tersebut mampu menekan angka pengangguran terbuka serta meningkatkan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Pekalongan.

“Sehingga angka kesejahteraan kita akan terus meningkat, pengangguran terbuka kita akan terus turun, dan tentu saja akan berefek yang sangat luar biasa kepada pembangunan manusia khususnya masa depan putra-putri kita,” jelasnya.

Sukirman juga menegaskan agar kendaraan bantuan tersebut dimanfaatkan secara produktif dan tidak digunakan untuk kepentingan konsumtif pribadi. Ia meminta seluruh pengurus KDKMP menjaga kendaraan dengan baik demi keberlangsungan operasional koperasi.

“Kendaraan ini harus kita rawat, produktif bukan konsumtif, dan menjaga kekompakan, inovasi, dan tentu saja menjaga dari kendaraan operasional ini supaya betul-betul bermanfaat,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus koperasi desa untuk meningkatkan profesionalisme dan segera melakukan koordinasi serta konsolidasi agar operasional KDKMP dapat berjalan maksimal.

“Yang sudah terbentuk kepengurusannya, segera kita akan melakukan upaya-upaya koordinasi konsolidasi supaya operasionalnya cepat terwujud sehingga mampu sekali lagi menggerakkan perputaran ekonomi yang ada di desa,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim Pekalongan Letkol Garry Herlambang mengungkapkan bahwa pada tahap awal distribusi, sebanyak 29 unit mobil pickup 4×4 telah disalurkan kepada KDKMP yang telah siap operasional 100 persen.

“Jadi hari ini rangkaian pendistribusian materiil, di sini, sore ini, ada 29 mobil 4×4 pickup yang ditujukan untuk KDKMP yang sudah 100 persen di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Tak hanya mobil pickup, setiap titik KDKMP juga akan mendapatkan dua unit motor roda tiga untuk mendukung aktivitas lapangan.

“Selain mobil 4×4, juga ada kendaraan motor roda tiga. Satu titik KDKMP mendapatkan dua unit motor roda tiga,” katanya.

Ia menambahkan, distribusi bantuan kendaraan masih akan dilakukan secara bertahap karena beberapa unit truk belum tiba di Kabupaten Pekalongan.

“Sehingga dalam satu titik KDKMP nanti akan ada satu truk, satu mobil pickup, dan dua unit motor roda tiga,” jelas Garry.

Dandim juga menyebutkan bahwa dari total 282 titik lokasi program KDKMP, sebanyak 151 titik telah terverifikasi dan 60 titik sudah siap operasional penuh.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Dra. Siti Masruroh, M.Si, melaporkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 285 KDKMP yang tersebar di 272 desa dan 13 kelurahan di Kabupaten Pekalongan.

Dari sisi pembangunan fisik, sebanyak 60 unit gerai KDKMP telah selesai 100 persen dan 29 di antaranya telah dilengkapi fasilitas pendukung seperti AC, rak, dan perlengkapan operasional lainnya.

Ia menambahkan bahwa setiap KDKMP nantinya akan memperoleh paket bantuan sarana dan prasarana berupa dua unit motor roda tiga, satu unit mobil pickup 4×4, dan satu unit truk yang akan disalurkan secara bertahap.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN

TERKINI

WhatsApp Image 2026-05-05 at 16.07
Tak Ngebut Tapi Terguling! Mobil SPPG di Kesesi Mendadak Terbalik Usai Benturan Misterius
KAJEN — Sebuah mobil SPPG mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden terjadi secara...
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
KAJEN – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pekalongan terus menggenjot penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026. Hingga akhir April, realisasi...
admin-ajax
BOCOR! Kontrak Pendopo Nusantara Rp2,9 Miliar - Tagihan Mandek, Siapa yang Bikin “Kebal Tagihan”?
Sudah tiga kali ditagih dan dipanggil, penyewa tak merespons. BPK beri catatan dan bagian pengawasan mengaku belum terima laporan. PEKALONGAN – Tabir persoalan sewa Pendopo Nusantara (Pendopo Lawas) di...
MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter
WhatsApp Image 2026-05-05 at 13.52
PBB-P2 Pekalongan Baru Tembus 8 Persen, BPKD Gaspol Kejar Target Rp28 Miliar
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”