Advertise

KABAR RASIKA

Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN

Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN

Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN

Oknum ASN terduga percaloan tenaga outsourcing, Tanto alis Bongol saat memberikan klarifikasi kepada reporter Rasika FM di di Kantor Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Senin (13/4/2026). Hingga kini, kasus dugaan penarikan uang dari sejumlah korban dengan iming-iming pekerjaan tersebut belum menemui penyelesaian.

KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi, disebut-sebut menjadi pihak yang menawarkan “jalan pintas” bagi warga untuk memperoleh pekerjaan, dengan imbalan sejumlah uang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, praktik tersebut berlangsung sejak sekitar 2024. Tanto, yang sebelumnya bertugas di Bagian Umum Setda Pemkab Pekalongan, diduga meminta uang kepada sejumlah korban dengan dalih dapat membantu memperlancar proses penerimaan kerja melalui jalur outsourcing.

Namun, setelah uang diserahkan, para korban mengaku tidak pernah mendapatkan panggilan kerja seperti yang dijanjikan. Mereka bahkan menunggu berbulan-bulan hingga lebih dari satu tahun tanpa kejelasan.

Alih-alih memperoleh pekerjaan, para korban justru mengalami kerugian. Total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga kini, uang tersebut belum juga dikembalikan.

Pihak keluarga korban menegaskan bahwa mereka hanya menginginkan pengembalian dana secara utuh. Berbagai upaya telah ditempuh, termasuk komunikasi langsung dengan yang bersangkutan, namun belum membuahkan hasil.

“Sudah ada surat hitam di atas putih, tapi sampai sekarang hanya janji-janji saja,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Disebutkan, Tanto sempat menandatangani surat pernyataan pada Maret 2024 sebagai komitmen pengembalian uang. Namun hingga lebih dari setengah tahun berlalu, realisasi belum juga terjadi.

Kasus ini diduga tidak berdiri sendiri. Sejumlah warga dari berbagai wilayah dilaporkan turut menjadi korban, di antaranya dari Desa Wonorejo (Kajen), Kecamatan Bodeh, hingga wilayah Pemalang. Bahkan, beberapa korban disebut merupakan tetangga pelaku sendiri.

Dalam perkembangan lain, pihak keluarga korban sempat meminta jaminan berupa sepeda motor dinas jenis Jupiter berpelat merah. Namun, menyusul adanya pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Bagian Umum, kendaraan tersebut akhirnya dikembalikan ke Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Langkah itu tidak serta-merta menyelesaikan persoalan. Hingga kini, uang para korban masih belum dikembalikan.

Saat dikonfirmasi, Tanto hanya memberikan pernyataan singkat.
“Iya nanti bulan depan pasti saya kembalikan,” ujarnya pada Senin, 13 April 2026 di kantor kecamatan Karanganyar.

Ia juga mengakui bahwa uang yang diterima telah digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Sementara itu, informasi yang beredar menyebutkan bahwa yang bersangkutan kini telah berpindah tugas ke Kecamatan Karanganyar. Atasan pelaku dikabarkan telah mengetahui persoalan ini, namun belum ada penyelesaian konkret.

Merasa tidak mendapatkan kepastian, para korban berencana membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkannya ke pihak kepolisian. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara

TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-10 at 12.11
34 Kades Segera Turun Tahta, Pilkades Serentak Pekalongan Mulai Dipanaskan
KAJEN – Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Pekalongan mulai dibahas serius. DPRD Kabupaten Pekalongan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bagian Hukum, serta...
WhatsApp Image 2026-06-07 at 10.36
DPRD Kab. Pekalongan Disorot : Giliran Kunker Lengkap, Giliran Rapat Kok Banyak Kursi Kosong?
KAJEN – Agenda kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Kabupaten Pekalongan kembali menuai sorotan dari sejumlah elemen masyarakat sipil. Di tengah berbagai persoalan daerah, mulai dari infrastruktur rusak...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.35
Kaca Rumah Mertua Dipecahkan, Perselisihan Keluarga di Duwet Berakhir Lewat Mediasi
KAJEN – Perselisihan keluarga yang berujung pada perusakan kaca jendela rumah di Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, berhasil diselesaikan melalui mediasi yang melibatkan perangkat lingkungan...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.43
Dishub Kab. Pekalongan Turun Tangan, Pak Ogah di Simpang Padat Lalu Lintas Dibina Usai Dikeluhkan Pengendara
KAJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan memberikan pembinaan kepada sejumlah relawan pengatur lalu lintas atau yang kerap disebut “Pak Ogah” di beberapa titik jalan strategis...
WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit
KAJEN – Upaya menekan penyebaran tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pekalongan terus diperkuat. Di tengah masih tingginya jumlah kasus dan belum optimalnya pelacakan pasien, RSUD Kraton memanfaatkan teknologi...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-06-04 at 10.06
RSUD Kraton Terjunkan X-Ray Portable AI, Deteksi TBC Kini Tak Sampai Satu Menit
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial
UNDIP 3 A
Mahasiswa KKN Undip Ajak UMKM Bertransformasi Melakui Akselerasi Kebijakan