KEDUNGWUNI — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pekalongan yang digelar di Kedungwuni, Senin (20/4/2026), berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan, Asip Kholbihi, menyampaikan bahwa Muscab kali ini difokuskan pada konsolidasi internal partai serta evaluasi kinerja untuk meningkatkan peran PKB di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Pekalongan. Agenda utamanya tentu adalah konsolidasi organisasi, mengevaluasi kinerja yang lalu, dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk masa depan,” ujar Asip.
Menurutnya, Muscab juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.
“Muscab ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput (ranting),” tambahnya.
Dalam forum tersebut, PKB Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan capaian politik, khususnya dalam pemilu mendatang. Target untuk menambah perolehan kursi legislatif tetap menjadi fokus utama.

“Target kita tetap konsisten, yaitu memenangkan PKB di Kabupaten Pekalongan. Kita ingin menambah perolehan kursi di legislatif dan memastikan bahwa PKB tetap menjadi partai pemenang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Asip juga menekankan pentingnya gerak cepat dari kepengurusan baru yang akan terbentuk. Ia berharap para pengurus dapat segera bekerja secara efektif sesuai dengan aspirasi masyarakat dan para tokoh agama.
“Kita memberikan mandat kepada pengurus baru nantinya untuk segera bekerja secara cepat dan tepat sesuai dengan aspirasi para kiai dan konstituen kita,” jelasnya.
Selain itu, pesan kuat mengenai soliditas kader menjadi salah satu poin utama dalam Muscab. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga persatuan dan nilai-nilai perjuangan partai.
“Saya berpesan agar seluruh kader tetap solid, satu komando, dan terus menjaga tradisi serta nilai-nilai perjuangan PKB. Kekuatan kita ada pada persatuan dan kedekatan kita dengan rakyat,” ujarnya.
Terkait pemilihan ketua dan struktur pengurus baru, prosesnya dipastikan berjalan sesuai mekanisme internal partai dengan mengedepankan musyawarah mufakat.
“Prosesnya berjalan sesuai mekanisme internal partai, mengedepankan musyawarah mufakat. Kita mencari sosok yang punya kapasitas, loyalitas, dan tentu saja diterima oleh semua kalangan, terutama restu dari para ulama,” pungkas Asip.
Melalui Muscab ini, PKB Kabupaten Pekalongan optimistis dapat semakin solid, responsif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. (Gus)