Advertise

KABAR RASIKA

Persiapan Hanya 2 Hari, Megono Gunungan Sukses Digelar

Persiapan Hanya 2 Hari, Megono Gunungan Sukses Digelar

Persiapan Hanya 2 Hari, Megono Gunungan Sukses Digelar

KAJEN – Setelah dua tahun ditiadakan akibat masa pandemi, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kembali menggelar Syawalan Megono Gunungan di Objek Wisata (OW) Linggoasri Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen pada Senin (9/5) pagi.

Bahkan panitia memberikan layanan gratis bebas tiket bagi pengunjung yang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis tiga atau booster.

Acara ini digelar bertepatan dengan tradisi syawalan masyarakat Kabupaten Pekalongan yaitu pada H+7 Lebaran. Kegiatan dihadiri berhasil menarik minat warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya untuk menyaksikan prosesi acara tersebut. Terbukti tempat parkir motor dan mobil penuh terisi oleh kendaraan pengunjung dari warga lokal dan luar kota.

Acara dimulai dengan kirab gunungan megono dan gunungan hasil bumi. Kemudian, dilanjutkan dengam upacara pembukaan acara syawalan serta penampilan kesenian tradisional khas Kota Santri. Gerebek gunungan megono dan gunungan hasil bumi diperebutkan setelah pemotongan tumpeng megono oleh Bupati Fadia Arafiq dan Ketua DPRD Drs. Hj. Hindun, MH dan unsur Forkopimda serta Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mochtarudin Ashraf Abu.

Bupati dalam sambutan pada kegiatan tersebut mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut.

“Allhamdulillah kita hari ini, hari yang kita tunggu setelah dua ahun libur. Dua tahun tidak ada acara megononan, tidak ada acara syawalan di Linggoasri, akhirnya tahun ini saya meminta untuk dibuat acara syawalan di Linggoasri,” tutur bupati.

Bupati mengungkapkan bahwa acara tersebut digelar atas pertimbangan masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, “Kami berani membuat acara syawalan ini karena masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang sudah mendapatkan vaksin,” ujar bupati.

Meskipun demikian, bupati menghimbau kepada masyarakat yang hadir di Linggoasri agar tetap tertib melaksanakan protokol kesehatan selama mengikuti acara yang berlangsung. Bagi masyarakat yang belum vaksinasi pemkab juga menyediakan layanan vaksinasi gratis.Bahkan, panitia juga menggratiskan tiket masuk bagi pengunjung yang divaksin.

Bupati juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, “Ini adalah tanda rasa syukur warga Kabupaten Pekalongan atas hasil bumi yang ada, atas berkah yang Allah berikan kepada kita,” kata bupati.

Acara Syawalan di OW Linggoasri tahun ini hanya dipersiapkan dalam waktu 2 hari saja. Oleh karenanya bupati menyampaikan permohonan maafnya apabila pada penyelenggaran acara tahun ini masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. Akan tetapi bupati menuturkan bahwa pemkab akan selalu mengevaluasi pelaksanaan acara tersebut setiap tahun sehingga kedepannya dapat terselenggara lebih baik lagi dan mampu menarik lebih banyak wisatawan dari berbagai daerah.

Syawalan Megono Gunungan berlangsung meriah. Masyarakat yang datang antusias berebut gunungan megono serta gunungan hasil bumi yang berjumlah 19 buah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Pekalongan. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar

TERKINI

KONI
Porprov Jateng 2026, Kabupaten Pekalongan Bidik 5 Emas, KONI Keluhkan Anggaran Minim
KAJEN – Kontingen Kabupaten Pekalongan membidik minimal lima medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Namun, target tersebut dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ketua...
WhatsApp Image 2026-10-15 at 11.28
DPRD Kabupaten Pekalongan Tetapkan Perda Pendidikan, Targetnya Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
KAJEN – DPRD Kabupaten Pekalongan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna di Kajen, Kamis (15/10/2026). Ketua...
MUS FMPB
Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”
KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
​KAJEN – Tingginya angka penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pekalongan memaksa Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) / Samsat Kajen putar otak. Berdasarkan data terakhir, tercatat...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
KARANGDADAP – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mulai dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong
WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026