Advertise

KABAR RASIKA

Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”

Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”

Mustofa Amin Tantang Usut Kasus Mobil Dinas Bupati Pekalongan: “Akan Kami Lawan!”

Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, berdiri di depan mobil aksi yang dipasangi sejumlah tulisan bernada protes, Rabu (14/10/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk desakan agar kasus pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan diusut tuntas dan pelakunya segera ditangkap (dok. Bagus – Rasika FM Pekalongan)

KAJEN – Ketua LSM Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin, melancarkan gerakan moral untuk mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengrusakan mobil dinas Bupati Pekalongan. Ia bahkan mengancam akan menggerakkan massa jika pelaku belum tertangkap.

Gerakan itu disuarakan Mustofa pada Rabu (14/10/2026). Sejumlah tulisan bernada protes ditempelkan pada mobilnya, di antaranya: “Mobil Aktivis Dibakar Kami Diam! Ditembak Kami Diam! Mobil Dinas Bupati Dirusak Akan Kami Lawan!!!”

Mustofa menilai penanganan kasus tersebut minim informasi sehingga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Ia juga mempertanyakan bagaimana insiden itu bisa terjadi di rumah dinas Bupati yang menurutnya memiliki pengamanan.

“Kasus pengrusakan mobil dinas Bupati, akan saya lawan! Akan saya gerakkan massa untuk melawan!” tegasnya.

Ia mengaku akan terus melakukan aksi setidaknya sekali dalam sepekan sampai pelaku tertangkap.

“Harapannya harus ketangkap pelakunya. Ya usut tuntas, sampai tuntas, sampai ke akar-akarnya,” ujar Mustofa.

Mustofa juga mempertanyakan perkembangan penyelidikan, termasuk kemungkinan pemeriksaan rekaman CCTV. Namun, ia mengakui tidak mengetahui secara langsung proses penanganan perkara tersebut.

“Yang lebih tahu masalah itu, Reskrim. Coba jenengan konfirmasi ke Kasat Reskrim,” katanya.

Ia turut meminta kejelasan mengenai pelaporan yang disebut telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Katanya sudah dilaporkan. Coba minta surat bukti tanda terima pelaporan,” ujarnya.

Terkait pengamanan rumah dinas Bupati, Mustofa melontarkan kritik terhadap Satpol PP. Ia menduga petugas yang berjaga mengalami ketakutan. Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Mustofa dan belum terkonfirmasi secara independen.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Rabu (14/10/2026), Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, S.T., M.T., tidak memberikan penjelasan tambahan.

“Tanggapan kami sama dengan apa yang disampaikan Pak Plt. Bupati Sukirman saat beliau diwawancarai terkait hal itu,” katanya.

Sebelumnya, Plt Bupati Pekalongan Sukirman menyatakan tiga kendaraan dinas di rumah dinas Bupati mengalami goresan dan telah dilaporkan kepada kepolisian.

“Memang ada sedikit insiden di rumah dinas bupati, bahwa tiga kendaraan dinas kita digores-gores. Bukan rusak, tetapi digores-gores oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan sudah kita laporkan kepada kepolisian,” kata Sukirman, Selasa (8/9/2026).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., belum bersedia memberikan keterangan mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Saya belum mau menjawab pertanyaan itu dulu ya, Mas,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan terbaru dari kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan maupun identitas pihak yang diduga melakukan pengrusakan.(GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
​KAJEN – Tingginya angka penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pekalongan memaksa Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) / Samsat Kajen putar otak. Berdasarkan data terakhir, tercatat...
WhatsApp Image 2026-10-13 at 11.16
TMMD Sengkuyung IV 2026 di Jrebengkembang, Rp300 Juta untuk Pengaspalan Jalan Sepanjang 822,8 Meter
KARANGDADAP – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mulai dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026)....
WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.46
Pelunasan Haji 2027 Segera Dibuka, Jamaah Kabupaten Pekalongan Siapkan Dana Rp23 Jutaan
KAJEN – Calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang masuk daftar berhak lunas diminta mulai menyiapkan dana. Namun, proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi belum dimulai...
BKPSDM
48 Jabatan Kosong, 10 Camat Masih Plt! BKPSDM Kejar Pengisian 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah menata kembali personel aparatur sipil negara (ASN) menyusul masih banyaknya jabatan struktural yang kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber...
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
KAJEN — Hj. Sumarwati kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX PC Muslimat...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-13 at 15.26
40 Ribu Kendaraan Nunggak Pajak Berdalih Jalan Rusak, Samsat Kajen Obral Diskon demi Target Rp82,5 Miliar
WhatsApp Image 2026-04-13 at 10.52
Menyusuri Jejak Sejarah Pekalongan: Dari Batik hingga Kisah Taipan Bah Zing Zong