Advertise

KABAR RASIKA

“BPR-BKK Tidak Sehat!” – Sukirman Soroti Kredit Macet Rp. 150 Miliar

“BPR-BKK Tidak Sehat!” – Sukirman Soroti Kredit Macet Rp. 150 Miliar

“BPR-BKK Tidak Sehat!” – Sukirman Soroti Kredit Macet Rp. 150 Miliar

Kantor Pusat PT. BPR-BKK Kabupaten Pekalongan di Jalan Mandurorejo, Kajen, tampak lengang. Bank perkreditan rakyat milik daerah ini tengah disorot setelah kredit macet mencapai Rp150 miliar dan dinyatakan tidak sehat oleh Wakil Bupati Sukirman (dok. Bagus Rasika FM)

Pekalongan – Kasus kredit macet yang melanda PT. BPR-BKK Kabupaten Pekalongan kian mengkhawatirkan. Tercatat, kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) di bank milik daerah tersebut mencapai Rp150 miliar, membuat kondisi keuangan BKK dinyatakan “tidak sehat” oleh Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman.

Salah satu sumber menuturkan kondisi BPR-BKK dapat dinyatakan “tidak sehat” karena rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) menembus lebih dari 12%, jauh di atas ambang batas wajar industri perbankan.

Dalam wawancara dengan Rasika FM Pekalongan, Sukirman menegaskan bahwa pemerintah daerah sedang melakukan berbagai langkah penyelamatan. “Ya, memang kita sedang berproses untuk itu. Satu adalah penyelamatan aset dulu ya. Aset dari BPR-BKK itu sendiri, harus kita audit ulang memang. Lalu kedua terhadap kredit macet tetap saja itu mau tidak mau harus kita lakukan upaya-upaya sampai proses hukum tentu saja,” jelasnya, Senin (15/9/2025).

Ia juga menyebut, persoalan BKK bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Pekalongan semata. “Ini tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten Pekalongan. Karena memang di situ ada penyertaan modal bersama. Memang BPR-BKK di beberapa titik di Kabupaten, termasuk kabupaten lain, itu ada beberapa yang bermasalah, yang ini harus mendapat perhatian bersama. Memang dalam kategori tidak sehat,” tegas Sukirman.

Pernyataan tersebut disampaikan Sukirman usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2026. Selain membahas keuangan daerah, rapat juga menyoroti prioritas pembangunan 2026, seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan UKM dan UMKM, serta sektor pariwisata.

Kondisi buruk BPR-BKK juga diperkuat pernyataan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar. Ia menegaskan bahwa rasio kredit bermasalah atau NPL bank daerah itu jauh di atas batas aman. “NPL-nya itu dinamis angkanya, karena NPL-nya bulan ini sama bulan kemarin berbeda. Lebih dari 12 persen untuk NPL-nya, dan BKK kategori memang tidak sehat,” ungkap Yulian.

Saat ditanya mengenai jumlah nasabah yang didampingi kejaksaan, Yulian mengaku tidak memiliki data tersebut. Namun ketika dikonfirmasi soal rumor adanya pejabat atau anggota DPRD yang turut tersandung kredit macet, Sekda hanya tersenyum tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Upaya konfirmasi kepada pihak manajemen juga telah dilakukan. Direktur PT. BPR-BKK Kabupaten Pekalongan, Aji Setiawan, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, tidak memberikan respons hingga berita ini diturunkan. Sikap diam pihak direksi ini semakin memunculkan tanda tanya terkait langkah-langkah yang telah ditempuh BPR-BKK dalam menghadapi kredit macet jumbo tersebut. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-04-20 at 11.03
Muscab PKB Pekalongan Perkuat Soliditas, Asip Kholbihi Tegaskan Komitmen Menang dan Layani Rakyat
WhatsApp Image 2026-04-19 at 15.53
Sumarwati Dorong Inovasi Rebana melalui Kolaborasi Musik Modern di Harlah ke-80 Muslimat NU Pekalongan
WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK

TERKINI

WhatsApp Image 2026-04-20 at 11.03
Muscab PKB Pekalongan Perkuat Soliditas, Asip Kholbihi Tegaskan Komitmen Menang dan Layani Rakyat
KEDUNGWUNI — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pekalongan yang digelar di Kedungwuni, Senin (20/4/2026), berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini...
WhatsApp Image 2026-04-19 at 15.53
Sumarwati Dorong Inovasi Rebana melalui Kolaborasi Musik Modern di Harlah ke-80 Muslimat NU Pekalongan
KEDUNGWUNI – Komitmen pelestarian seni tradisional terus diperkuat. Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB, Sumarwati, mendorong pengembangan seni rebana melalui inovasi dan kolaborasi...
WhatsApp Image 2026-04-16 at 08.16
BPJS Kesehatan Gaspol 100 Hari! PANDAWA 24 Jam Jadi Senjata Baru Layani Peserta JKN
Jakarta – Peluncuran 8 Program Quick Wins oleh BPJS Kesehatan dilakukan pada Rabu, 15 April 2026 di Jakarta oleh jajaran Direksi periode 2026 – 2031 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas...
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK
KAJEN – Audiensi antara Koalisi Transparansi Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, Senin siang (13/4/2026). Bertempat di ruang rapat komisi DPRD, forum ini diwarnai kritik...
WhatsApp Image 2026-04-15 at 13.03
RSUD Kraton “Move On” ke Wiradesa, Tinggalkan Keterbatasan, Siap Jadi Rumah Sakit Modern
PEKALONGAN – Transformasi besar tengah dilakukan RSUD Kraton. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini bersiap meninggalkan gedung lama di wilayah Kota Pekalongan dan beralih ke fasilitas...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-04-20 at 11.03
Muscab PKB Pekalongan Perkuat Soliditas, Asip Kholbihi Tegaskan Komitmen Menang dan Layani Rakyat
BKK
Kredit Jumbo BKK Pekalongan Diobok-obok Kejati! Dugaan Korupsi Menguat
SONY
DPRD “Disentil” Soal Pengawasan, Koalisi Transparansi Ajak Benahi Pekalongan Pasca Kasus KPK