Advertise

KABAR RASIKA

Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK

Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK

Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK

Kantor Pusat BPR-BKK Kabupaten Pekalongan di Kajen. Isu kredit macet Rp150 miliar memicu rush money hingga Rp36 miliar ditarik nasabah dalam dua hari.

KAJEN – Kepanikan melanda nasabah PT. BPR-BKK Kabupaten Pekalongan setelah isu kredit macet Rp.150 miliar menyebar luas. Sejak Senin–Selasa, 8–9 September 2025, antrean panjang terlihat di kantor pusat dan berbagai kantor cabang, seperti di Kedungwuni dan Wonopringgo. Data internal mencatat total penarikan dana mencapai Rp. 36 miliar hanya dalam dua hari.

Pada Rabu (10/9/2025), antrean nasabah masih mengular. Salah satu nasabah, Nirmala, warga Bojong, mengaku menarik seluruh tabungannya sekitar Rp150 juta setelah mendapat kabar dari temannya.

“Awalnya saya dikabari teman soal kredit macet. Setelah berbincang dengan istri, kami sepakat mengambil semua tabungan di BKK. Dijanjikan dua hari, tapi baru sore saya dikabari uangnya siap. Itu pun antreannya panjang,” ungkapnya.

Adik Nirmala, dengan simpanan sekitar Rp500 juta, memilih menarik separuh dananya setelah petugas bank meyakinkan bahwa simpanan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Dijamin LPS pun, kalau benar-benar terjadi, kami tetap khawatir. Mengurus klaim pasti ribet,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, membenarkan adanya kredit macet tersebut, namun memastikan kondisi keuangan BKK masih sehat.

“BKK sampai akhir Agustus masih mencatat laba Rp5 miliar dari target Rp7–8 miliar tahun ini. Masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.

Direktur PT. BPR-BKK Kabupaten Pekalongan, Aji Setiawan, menegaskan pihaknya tengah menempuh jalur hukum dan kerja sama pihak ketiga untuk menyelesaikan masalah kredit macet.

“Kami mencoba menyelesaikan semuanya lewat pengacara, pihak ketiga, dan kejaksaan,” ujarnya.

“Perbankan berbeda dengan koperasi atau BMT. Semua pinjaman nasabah dijamin LPS, sama seperti bank besar lainnya. Selain itu, BKK ini milik Pemkab Pekalongan dan Pemprov Jateng, jadi pemerintah ikut bertanggung jawab. Sampai hari ini simpanan masyarakat aman,” jelasnya.

“Isu kebangkrutan itu aneh. Per 31 Agustus kemarin, kami masih laba Rp5 miliar. Kalau dibilang bangkrut, kok bisa untung?” tambahnya.

Meskipun pihak BKK dan pemerintah daerah telah memberikan jaminan, penarikan besar-besaran ini menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan pengawasan ketat agar situasi tidak semakin memanas. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel
KAJEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menyegel sedikitnya tiga...
WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
PEKALONGAN – Akses layanan kesehatan spesialis tak lagi harus menunggu antrean panjang di rumah sakit. RSUD Kraton Pekalongan kembali menegaskan perannya dalam menyehatkan masyarakat melalui program SPELING...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?