Advertise

KABAR RASIKA

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan Tebar 1000 Paket Sembako untuk Warga yang Membutuhkan

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan Tebar 1000 Paket Sembako untuk Warga yang Membutuhkan

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan Tebar 1000 Paket Sembako untuk Warga yang Membutuhkan

Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso saat menyerahkan bansos secara simbolis kepada petugas yang akan menyalurkan bansos ke lokasi (dok. Bagus Rasika FM)

KAJEN – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pekalongan menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata. Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan secara serentak ke masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan, Senin (23/6/2025).

Kegiatan kemanusiaan ini diawali dengan pelepasan kendaraan distribusi di halaman Mapolres Pekalongan. Menggunakan kendaraan bermotor milik jajaran Polsek, paket bantuan dikirim langsung ke rumah-rumah warga. Tak hanya melepas, Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso W, S.I.K., bahkan turun langsung ke lapangan didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres untuk membagikan bantuan secara door-to-door.

“Alhamdulillah, hari ini kami dari Polres Pekalongan menyalurkan kurang lebih 1.000 paket bantuan sosial kepada anak-anak yatim piatu dan warga yang kurang mampu. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat,” ujar Kapolres saat menyambangi rumah warga di Desa Gandarum, Kajen.

Penyaluran bantuan ini juga melibatkan unsur mahasiswa, perguruan silat, dan organisasi kemasyarakatan (ormas), sebagai wujud sinergi Polri dengan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kerja sosial bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kegiatan ini menggandeng semua elemen masyarakat agar kebersamaan dan semangat gotong royong bisa terus tumbuh. Kami juga memohon dukungan masyarakat agar Polres Pekalongan dapat terus menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban dengan baik,” ungkap AKBP Doni.

Salah satu penerima bantuan adalah Pak Ismanto, warga Gandarum yang mengalami gangguan penglihatan dan kini tinggal di rumah bantuan program RTLH dari Dinas Perkim yang masih dalam proses pembangunan. Dalam perbincangan hangatnya dengan Kapolres, diketahui bahwa Pak Ismanto sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat dan memiliki seorang anak yang kini duduk di bangku kelas 6 SD.

“Alhamdulillah tadi saya coba langsung, ternyata pijatannya mantap,” kata Kapolres sembari tersenyum usai merasakan langsung keahlian Pak Ismanto.

Dengan kegiatan ini, Polres Pekalongan berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial bisa semakin meluas di masyarakat. Tak hanya menjadi pengayom dalam penegakan hukum, Polri juga ingin hadir sebagai sahabat dan penolong di tengah kehidupan warga.

“Kami berharap bantuan ini meskipun sederhana, bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk saling membantu sesama. Polres Pekalongan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan empati kepada masyarakat,” pungkas Kapolres.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
WhatsApp Image 2025-09-11 at 08.30
Panik di Pekalongan! Lebih Dari Rp 36 Miliar Ludes Ditarik Nasabah BPR-BKK
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka