Advertise

KABAR RASIKA

Tandatangani Nota Kesepakatan Perumahan, Bupati Fadia Amankan 506 Bantuan Rumah Untuk Warga Pekalongan

Tandatangani Nota Kesepakatan Perumahan, Bupati Fadia Amankan 506 Bantuan Rumah Untuk Warga Pekalongan

Tandatangani Nota Kesepakatan Perumahan, Bupati Fadia Amankan 506 Bantuan Rumah Untuk Warga Pekalongan

Kabupaten Pekalongan tahun ini mendapat bantuan perbaikan sebanyak 506 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (dok. Istimewa)

Semarang – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, resmi menandatangani Nota Kesepakatan Sinergitas Data Penyelenggaraan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (20/6/2025).

Nota kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah untuk menghadirkan solusi perumahan yang terintegrasi dan berbasis data valid. Penandatanganan dilakukan bersama oleh jajaran strategis, antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang diwakili Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Brigjen Pol Aziz Andriansyah, Gubernur Jawa Tengah, Kepala BPS Pusat, Bank Jateng, Tapera, serta para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Dirjen Aziz menegaskan bahwa sektor perumahan menjadi prioritas pembangunan nasional. Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi data yang akurat untuk mendukung program penyediaan 20.000 unit rumah melalui skema Tapera dan KPR Sejahtera, “Ini bukan sekadar data. Ini soal masa depan hunian layak bagi masyarakat yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo—eh, maksud kami, Ahmad Luthfi—menyampaikan bahwa backlog perumahan di provinsi ini masih tinggi, mencapai 310 ribu unit. Ia menargetkan pembangunan 17 ribu rumah layak huni pada 2025, dengan pendekatan by name by address untuk memastikan ketepatan sasaran.

“Jangan tunda-tunda lagi. Saya minta kepala daerah segera petakan wilayah dan sinkronkan dengan dinas terkait. Jangan sampai program besar ini mandek di lapangan,” tegas Luthfi. Ia juga menyebut bahwa pelaksanaan program ini akan dibantu oleh TNI-Polri untuk mempercepat realisasi, demi mewujudkan target satu juta rumah dalam lima tahun ke depan.

Di sisi lain, Bupati Fadia menyambut baik kesepakatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Pekalongan tahun ini mendapat bantuan perbaikan sebanyak 506 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, ini kabar baik. Kita dapat jatah 506 unit. Tapi saya belum puas. Saya sudah ajukan lagi tambahan bantuan ke Pak Gubernur,” ungkap Fadia.

Ia berharap dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi, semakin banyak warga Pekalongan, khususnya dari kalangan MBR, yang bisa memiliki rumah sendiri, “Satu KK satu rumah, itu bukan sekadar slogan. Itu harapan nyata kita bersama,” tambahnya.

Fadia juga meminta doa dari seluruh masyarakat agar ikhtiar pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak dasar warga—yakni tempat tinggal yang layak—dapat terlaksana dengan lancar, “Mohon doanya, karena doa panjenengan semua adalah energi saya sebagai bupati,” pungkasnya penuh haru. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel

TERKINI

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman...
WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.28
Usai OTT KPK, Sukirman: Pemerintahan Tetap Jalan, Kita Hormati Proses Hukum
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT)...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 14.18
OTT KPK di Pekalongan Meluas, 8 Mobil Termasuk Denza D9 Disegel di Rumah Dinas Bupati
KAJEN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus berkembang. Selain penyegelan sejumlah ruang kantor di lingkungan Sekretariat...
WhatsApp Image 2026-03-03 at 12.35
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Sejumlah Kantor dan Rumah Dinas Disegel
KAJEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menyegel sedikitnya tiga...
WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.49
RSUD Kraton Turun ke Desa, Bawa Dokter Spesialis Edukasi Bahaya Obesitas bagi Perempuan
PEKALONGAN – Akses layanan kesehatan spesialis tak lagi harus menunggu antrean panjang di rumah sakit. RSUD Kraton Pekalongan kembali menegaskan perannya dalam menyehatkan masyarakat melalui program SPELING...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-04 at 11.51
Pasca OTT KPK, Wabup Sukirman Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Pemkab Pekalongan Aman
YULIAN
Dituding Ada Selisih Hibah 3 Miliar, Yulian Akbar: ‘KPK Tidak Temukan Itu'
Fadia 2
Rotasi Senyap 9 Pejabat Eselon II : Kenapa Fadia Menunggu Tiga Bulan untuk Menekan Tombol Pelantikan?