Advertise

KABAR RASIKA

Bupati Fadia Silaturahmi dengan Tokoh dan Masyarakat Kedungwuni

Bupati Fadia Silaturahmi dengan Tokoh dan Masyarakat Kedungwuni

Bupati Fadia Silaturahmi dengan Tokoh dan Masyarakat Kedungwuni

(Dok. Istimewa)

KAJEN — Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersilaturahmi dengan para tokoh masyarakat dan masyarakat Kedungwuni dalam acara Halal Bihalal Halal yang digelar di Kantor Kecamatan Kedungwuni, Selasa (29/04/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan. “Sebagai manusia biasa, apalagi sebagai pemimpin, tentu masih banyak kekurangan dan hal yang belum bisa memenuhi semua harapan masyarakat. Oleh karena itu, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmennya untuk terus memajukan Kabupaten Pekalongan dengan segenap upaya dan dedikasi. Ia menyebut bahwa Kabupaten Pekalongan adalah bagian dari harga dirinya yang akan terus diperjuangkan agar lebih unggul dan sejahtera. “Insya Allah, dengan doa dan dukungan panjenengan semua, segala sesuatu yang sulit bisa menjadi mudah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia turut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran di Kecamatan Kedungwuni, termasuk para tokoh masyarakat, atas kontribusi dan semangat yang luar biasa dalam menjaga kekompakan dan mendukung pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan komunikasi yang baik di tengah dinamika masyarakat, “Kita harus jaga persaudaraan kita ini, persaudaraan sak lawase ini jangan sampai terpecah belah,” pungkas Bupati. (gus)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter