Advertise

KABAR RASIKA

Markas Gangster Digerebek Polisi

Markas Gangster Digerebek Polisi

Markas Gangster Digerebek Polisi

Sejumlah barang bukti diamankan oleh polisi (dok. Humas)

KAJEN – Mendapat keluhan warga melalui Direct Message (DM) di akun media sosialnya, Polsek Wiradesa langsung mengambil respon cepat. Keluhan warga ini berisi adanya kegiatan sekelompok pemuda yang meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jumat (14/3/2025) dini hari.

Tak menunggu lama, dini hari itu juga jam 01.00 Wib anggota Polsek Wiradesa langsung bergegas melaksanakan patroli harkamtibmas di wilayah Polsek Wiradesa untuk mengecek lokasi yang diadukan warganya.

Terkait hal ini Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H. mengatakan operator medsos Polsek Wiradesa yang menerima aduan warga segera memberitahukannya dan kemudian langsung segera ditindaklanjuti.

“Ini bentuk quick respons Kepolisian dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Kapolsek Wiradesa.

Dalam pengecekan aduan warganya itu, petugas menemukan basecamp yang diduga menjadi tempat berkumpulnya pemuda yang membuat resah warga sekitarnya.

“Kami menemukan sebuah basecamp, yang mungkin digunakan sebagai tempat berkumpulnya pemuda. Lokasinya berada di Desa Bebel, Kecamatan Wonokerto,” imbuh Iptu Maman.

Di lokasi itu juga, petugas menemukan adanya minuman keras 1 botol, 3 bilah senjata tajam jenis sabit dan juga parang.

“Sementara itu, untuk kelompok pemuda melarikan diri setelah melihat mobil patroli Polsek datang,” ungkapnya.

Kapolsek Wiradesa Iptu Maman menghimbau kepada warga masyarakat untuk melaporkan apabila melihat maupun menemukan adanya gangguan kamtibmas melalui Call Center ataupun Media Sosial Polsek Wiradesa.

“Polri untuk masyarakat. Mari kita bersinergi bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

IMG-20260421-WA0002
Geger! Pria di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kamar Terkunci, Kondisi Jasad Mulai Membengkak
WhatsApp Image 2026-04-13 at 11.20
Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Jalur Pantura Wiradesa
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam

TERKINI

MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
PEKALONGAN – Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang beredar di media sosial memantik polemik serius di internal partai hingga ke daerah. Dokumen yang diunggah...
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas...
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
PEMALANG, 23 April 2026 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, turun langsung ke lapangan di Kabupaten Pemalang untuk mengecek pelaksanaan program prioritas pemerintah. Fokusnya...
Muat Lebih

POPULER

wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
IMG-20260124-WA0009
Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kedungwuni Terendam Banjir hingga 50 Sentimeter
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi