Advertise

KABAR RASIKA

Ratusan Buruh Demo Tolak Pabrik Dipailitkan

Ratusan Buruh Demo Tolak Pabrik Dipailitkan

Ratusan Buruh Demo Tolak Pabrik Dipailitkan

Demo buruh PT.Panamtex mengecam putusan pengadilan niaga, yang mempailitkan pabrik (dok. Istimewa)

PEKALONGAN – Ratusan karyawan pabrik sarung PT. Panamtex di desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (24/9) siang menggelar aksi didepan pabrik tempat mereka bekerja.

Massa memblokir akses jalan dan membentangkan sejumlah spanduk berisi kecaman atas nasib mereka, jika pabrik tempat mereka mencari nafkah selama ini akan ditutup.

Tabi’in selalu ketua PSP SPN Panamtex menjelaskan, aksi ini mengecam putusan pengadilan niaga, yang mempailitkan pabrik, atas gugatan 5 orang mantan karyawannya. Dengan dinyatakan pailit, nasib ratusan karyawan lainnya dipastikan akan terancam.

Tabi’in meminta, pihak perusahaan segera melakukan negosiasi dengan para penggunggat, agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Selain itu, Tabi’in juga meminta pemerintah untuk ikut turun tangan, agar ratusan karyawan lainnya tidak kehilangan pekerjaan atas sengketa ini.

Sementara itu, Lutfi Virlanda selaku perwakilan manajemen PT. Panamtex menyambut baik aksi yang dilakukan karyawannya, sebagai bentuk dukungan kepada perusahaan. Lutfi menegaskan, putusan pengadilan niaga yang mempailitkan perusahaannya pada 12 September lalu dinilai tidak bijaksana, karena aset perusahaan masih banyak dan sanggup untuk membayar putusan sengketa. Atas putusan pailit ini, pihak perusahaan akan melakukan kasasi.

Tag :

BACA JUGA :

BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
WhatsApp Image 2026-04-22 at 16.58
Jalan Desa Sawangan Akhirnya Diaspal, TMMD Doro Didorong Jadi Solusi Akses dan Ekonomi

TERKINI

MUSTADJIRIN
Hardiknas 2026 di Pekalongan: Kekurangan 1.730 Guru, Krisis Tenaga Pendidik Makin Nyata
KAJEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan menghadapi tekanan serius di tahun 2026. Kekurangan tenaga pendidik kian nyata, bahkan disebut berada di ambang “bangkrut” jika tidak segera ditangani...
BONGOL LAGI
Motor Dinas Jadi Jaminan, Dugaan Broker Outsourcing Libatkan Oknum ASN
KAJEN – Dugaan praktik percaloan tenaga kerja outsourcing mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Tanto, warga Desa Kwasen, Kecamatan Kesesi,...
PDIP 2
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”
PEKALONGAN – Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang beredar di media sosial memantik polemik serius di internal partai hingga ke daerah. Dokumen yang diunggah...
RETRET
Ketua DPRD Pekalongan Ikut Kursus Kepemimpinan di Magelang, Fokus Perkuat Fungsi Pengawasan
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas...
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
PEMALANG, 23 April 2026 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, turun langsung ke lapangan di Kabupaten Pemalang untuk mengecek pelaksanaan program prioritas pemerintah. Fokusnya...
Muat Lebih

POPULER

keselamatan-kerja
Ganjar Sebut Kebakaran Relokasi Pasar Johar MAJT Jadi Pengingat Keselamatan Kerja
wihaji 1
Menteri Wihaji Sidak Program MBG di Pemalang: Kualitas Disorot, Distribusi Bermasalah Langsung Disetop
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi