Advertise

KABAR RASIKA

Mahasiswa KKN Undip Ajak UMKM Bertransformasi Melakui Akselerasi Kebijakan

Mahasiswa KKN Undip Ajak UMKM Bertransformasi Melakui Akselerasi Kebijakan

Mahasiswa KKN Undip Ajak UMKM Bertransformasi Melakui Akselerasi Kebijakan

KKN – Salah satu mahasiswa KKN Undip, Coriandri Carvi Eufrat Sativa saat pemaparan Program Kerja untuk Percepat Transformasi UMKM melalui Akselerasi Kebijakan (dok. Istimewa)

 

SUKOHARJO – Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu representasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian pada masyarakat. Kegiatan pemberdayaan sebagai bentuk pengabdian adalah salah satu keharusan dalam rangka menciptakan masyarakat yang memiliki kemandirian ekonomi. Salah satu kegiatan yang berperan sebagai penggerak perekonomian masyarakat adalah UMKM.

Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu wilayah dengan pelaku UMKM yang mayoritas bergerak di bidang kuliner. Salah satu organisasi kemasyarakatan yang mendorong kegiatan UMKM di Desa Kedungwinong adalah Dasa Wisma (Dawis) Cempaka Jingga. Muncul beberapa permasalahan mengenai kegiatan perekonomian UMKM di Desa Kedungwinong seperti tidak efisiensinya pelaksanaan promosi dan kurangnya partisipasi. Salah satu alternatif penyelesaian dari permasalahan tersebut adalah menyelaraskan kebijakan dan program UMKM pada level Pemerintahan Daerah hingga level masyarakat.

Untuk itu, Coriandri Carvi Eufrat Sativa sebagai mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro mengupayakan penciptaan kesadaran masyarakat mengenai pengembangan UMKM melalui akselerasi kebijakan daerah. Kegiatan bertajuk “Policy Campaign: Menggerakkan Transformasi UMKM Digital melalui Akselerasi Kebijakan Daerah” tersebut dilaksanakan pada 25 Juli 2024 bersama pelaku UMKM yang dibawahi oleh Dawis Cempaka Jingga Desa Kedungwinong.

Dok. Istimewa

 

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan keselarasan kegiatan UMKM Desa Kedungwinong dengan program dan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo sesuai dengan Perda No. 3 Tahun 2021. Partisipan dari kegiatan tersebut berasal dari kalangan pelaku UMKM yang sudah memiliki produk sendiri. Beberapa produk tersebut diantaranya adalah Balung Kethek, Keripik Pepaya, dan produk olahan lain berbahan dasar hasil pertanian lokal.

Dok. Istimewa

 

Angka pelaku UMKM yang kian naik setiap tahunnya berdampak pada semakin meningkatnya daya saing usaha. Dalam mengatasi hal tersebut, diperlukan kreativitas dalam berinovasi memperkaya produk sehingga dapat menarik konsumen sebanyak-banyaknya. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pelaku UMKM Desa Kedungwinong untuk meningkatkan branding dan terus menciptakan inovasi pada produknya agar dapat bersaing di pasar yang makin luas.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka