Advertise

KABAR RASIKA

2 Tahun Ditiadakan, Pesta Siaga Kembali Digelar

2 Tahun Ditiadakan, Pesta Siaga Kembali Digelar

2 Tahun Ditiadakan, Pesta Siaga Kembali Digelar

KAJEN – Pesta Siaga menjadi salah satu ajang menggiatkan pramuka di tingkat dasar. Dengan pesta siaga tersebut peserta didik di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dilatih berkompetisi secara sportif dalam suasana yang menggembirakan.

Sama halnya yang dilakukan oleh Kwartir Ranting (Kwaran) Kajen yang mengadakan pesta siaga pada Sabtu (12/03/02) di area terminal Kajen. Panitia menggelar pesta siaga setelah 2 tahun sebelumnya di tiadakan karena masa pandemi. Pesta siaga tingkat kecamatan ini di ikuti oleh 768 peserta dari 48 gugus depan. Upacara pembukaan di pimpin langsung oleh ketua majelis pembimbing ranting Kajen, Agus Purwanto.

Pesta siaga kwartir Kajen tahun 2022 mengambil tema “Sehat, Cerdas, Tanggap dan Ceria”, menggelar berbagai perlombaan diantaranya bidang keagamaan, ketaqwaan, ketrampilan, permainan dan ketangkasan.

Ketua harian Mabiran Kajen, Rejo Herbeno mengatakan, pesta siaga ini merupakan wadah pembinaan generasi muda khususnya anak-anak, umtuk menyiapkan mental anak Indonesia yang berpancasila, berbudi pekerti luhur dan cinta alam.

Rejo menambahkan, “tahun ini merupakan tahun pertama sejak pandemi baru bisa melaksanakan kegiatan pesta siaga tingkat kecamatan. Dan insya’allah nanti akan berlanjut di tingkat kabupaten”.

Sementara itu, ketua panitia pesta siaga kwartir Kajen menuturkan, kegiatan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Diantaranya tiap anak sudah vaksin dua kali, dan wajib menggunakan masker baik peserta dan pembina. Sehingga diharapkan pesta siaga ini aman bagi peserta, pembimbing terlebih panitia.

Kegiatan Pesta Siaga ini dilaksanakan selama sehari mulai pukul 07:30 sampai dengan selesai. Pesta siaga juga diharapkan menjadi wahana dan arena kegiatan bagi anggota pramuka siaga. Sehingga anak-anak dapat melakukan berbagai aktifitas yaitu belajar, bermain, bergembira dan berkompetisi secara kreatif, produktif, inovatif dan rekreatif dalam bentuk permainan. (GUS)b

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka