[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

TOK..!! Tahapan Pemilu 2024 Dimulai

TOK..!! Tahapan Pemilu 2024 Dimulai

TOK..!! Tahapan Pemilu 2024 Dimulai

KPU Kabupaten Pekalongan menggelar Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 di aula KPU (14/06/2022)

KAJEN – Dengan ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan menggelar acara nonton bareng Peluncuran Tahapan Pemilu Tahun 2024 yang di mulai pada 14 Juni 2022. Acara nobar ini diselenggarakan di aula KPU Kabupaten Pekalongan Jl. Mandurorejo Kajen dan dihadiri dari unsur Bawaslu, Forkompim, Partai Politik, media dan tamu undangan lainnya pada Selasa (14/06/2022) malam.

Ketua KPU Pekalongan, ABi Rizal manyatakan, pihaknya siap untuk mengikuti rangkaian pemilihan umum di Kabupaten Pekalongan. KPU Kabupaten Pekalongan juga sudah mulai melakukan sosialisasi termasuk mempersiapkan SDM untuk dilakukan pelatihan dan pendataan terhadap pemilih berkelanjuttan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dengan dimulainya tahapan pemilu 2024 tadi malam, artinya bila dihitung mundur adalah dua puluh bulan yang akan datang rakyat Indonesia akan melakukan pesta demokrasi secara serentak dan terbesar sepanjang sejarah pelaksanaan pemilu di tanah air.

Dengan dimulainya tahapan ini, langkah KPU Kabupaten Pekalongan sendiri, menurut Abi Rizal, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin komunikasi dengan semua pihak dari forkopimda dan juga elemen masyarakat, sosialisasi terhadap partai politik, sehingga masyarakat tahu bahwa tanggal 14 Februari 2024 diadakan pemilu serentak.

Selain itu agenda terdekat dalam tahapan pemilu saat ini adalah pendaftaran partai politik pada 1 – 7 Agustus 2022. Partai-partai baru, partai yang memiliki kursi atau tidak di parlemen semuanya harus didaftarkan ke KPU.

“Walaupun pendaftarannya nanti di pusatkan di KPU RI, sedangkan kami (KPU Kota/Kabupaten) hanya menerima salinan hasil pendaftaran dari KPU RI”, jelas Abi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Julian Akbar yang turut hadir dalam acara peluncuran tahapan pemilu 2024 menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan sudah menyiapkan anggaran cadangan mulai tahun 2023 sampai 2024 yang akan mengkover semua kebutuhan penyelenggaraan pilkada di bulan November 2024. Bahkan anggaran cadangan tidak hanya untuk KPU tetapi juga untuk Bawaslu, pengamanan dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

Saat ditanya seberapa besar anggaran cadangan di tahun 2023, Julian menambahkan, pihaknya harus melihat kebutuhan realnya, termasuk pembiayaan dari provinsi karena pilkada di tahun 2024 berbarengan dengan Pilgub dan sebisa mungkin dapat menghemat anggaran.

“Yang pasti kewajiban pemerintah tetep akan dukung terkait dengan penyiapan dana cadangan ini, perda-nya juga sedang kita susun, insya’allah tahun ini selesai sebagai dasar untuk mencadangkan anggaran pilkada”, jelas Julian.

Selain itu KPU bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan juga menyiapkan strategi dan anggaran khusus yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu di daerah rawan bencana, termasuk antisipasinya dengan menggandeng BPBD. KPU Kabupaten Pekalongan sendiri untuk Pilkada tahun 2024 mengajukan anggaran kepada pemerintah daerah sebesar kurang lebih 80 milyar.

“Saya kira kami masih berharap anggaran masih di angka yang sama (dengan pilkada sebelumnya) melihat keterbatasan fiscal pemerintah daerah. Tapi apapun yang terjadi, kami menegaskan (bahwa) pemerintah siap untuk menyediakan anggaran terkait penyelenggaraan pilkada”, pungkas Julian. (GUS)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
WhatsApp Image 2026-10-20 at 09.58
CCTV Viral! 8–10 Barang Inventaris Hilang, Kepala Puskesmas Sragi 2 Ditarik ke Dinkes
SRAGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menemukan sejumlah barang inventaris yang tidak berada di tempatnya saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sragi 2, Senin (19/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan...
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen
KABUPATEN TANGERANG — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen di atas target USD 17,5 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menutup pameran...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.34
Pilkades Serentak Pekalongan 2026, 350 Polisi Disiagakan, Politik Uang Jadi Sorotan
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
TJG_4664
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi USD 22,94 Miliar, Lampaui Target 31,1 Persen