Advertise

KABAR RASIKA

Lomba Dayung Bemtos Open CUP 2024 Meriah

Lomba Dayung Bemtos Open CUP 2024 Meriah

Lomba Dayung Bemtos Open CUP 2024 Meriah

SEDEKAH LAUT – Lomba Dayung Bemtos Open Cup 2024 sekaligus sedekah laut TPI Jambean Pecakaran Wonokerto (24/07/2024 – dok. Bagus – Rasika FM)

KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, secara resmi membuka Lomba Dayung Dragon Boat Bemtos Open CUP 2024 dalam rangka Sedekah Laut TPI Jambean Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, pada Rabu siang (24/07/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir bersama suaminya, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu, serta sejumlah kepala OPD dan pejabat terkait.

Selain membuka, Bupati juga sekaligus menyalurkan hibah kepada Perkumpulan Nelayan Bersatu TPI Jambean sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sedekah laut.

Acara tidak hanya lomba dayung, tetapi serangkaian kegiatan lainnya juga digelar dalam rangka sedekah laut seperti Larung Sesaji, Wayang, Pertunjukan Musik, dan Pengajian Umum.

Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan bahwa Lomba Dayung TPI Jambean merupakan acara sederhana namun membanggakan yang rutin diselenggarakan setiap tahun dan menjadi ciri khas Desa Pecakaran, Wonokerto. “Ini menjadi ciri khas dari desa yang kita cintai ini, Desa Pecakaran, yang mana setiap tahunnya selalu mengadakan lomba dayung. Ini adalah hal yang luar biasa yang setiap tahun yang tidak pernah tidak diadakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian perwakilan dari Kabupaten Pekalongan yang berhasil meraih juara 2 dalam perlombaan dayung tingkat internasional. Sebagai bentuk dukungan, Bupati berjanji bahwa Pemkab Pekalongan akan memberikan bantuan berupa perahu sebagai penyemangat, “Kita tidak punya dayung karbon. Tapi bisa juara 2. Itu luar biasa. Insya Allah, nanti kita akan berikan 4 perahu karbon untuk acara lomba dan kegiatan lainnya, agar semangat anak-anak Kabupaten Pekalongan untuk meraih kemenangan semakin meningkat,” tambahnya.

Bupati Fadia berharap sedekah laut yang digelar akan membawa manfaat yang luar biasa dan meningkatkan rezeki para nelayan. “Karena kalau kita bersyukur, Allah pasti akan memberi berlipat-lipat ganda,” tutupnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-17 at 08.59
Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Rumah Warga di Sragi Roboh
SRAGI – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan memicu insiden memilukan. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, roboh...
IMG-20260216-WA0005
Teror Penembakan Kedungwuni: Polisi Periksa 9 Saksi dan CCTV Lacak Jejak Pelaku
KEDENGWUNI – Penanganan kasus dugaan teror penembakan di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terus bergulir. Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara serius,...
WhatsApp Image 2026-02-15 at 18.10
Teror Malam di Kedungwuni: Polisi Telusuri Jejak Pelaku Bermotor
KAJEN – Suasana malam di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendadak mencekam. Satu tembakan misterius dilepaskan orang tak dikenal ke arah rumah Ahmad Muzakhim alias...
IMG-20260215-WA0018
Teror Senyap di Pekalongan: Peluru Misterius Bersarang di Rumah Boim
KAJEN – Teror senjata api mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan. Rumah milik Ahmad Muzakhim alias Mas Boim yang berada di wilayah Sidodadi Indah Kedungwuni ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada...
IMG-20260215-WA0017
PWI Kab Pekalongan Raih Penghargaan Jateng, Diapresiasi atas Sukses OKK
TEGAL – PWI Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Organisasi wartawan ini meraih penghargaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI tingkat Jawa Tengah...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2024-01-25 at 16.14
Pasar Desa Mrican Berdiri Tanpa Koordinasi, Kades Mrican Buka Suara
MA 1
TPA Bojonglarang Hampir Penuh, Pemkab Siapkan Opsi “Bakar Sampah Jadi Listrik”
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka