Advertise

KABAR RASIKA

Tekan Banjir, Bupati Resmikan Rumah Pompa di Desa Tegaldowo

Tekan Banjir, Bupati Resmikan Rumah Pompa di Desa Tegaldowo

Tekan Banjir, Bupati Resmikan Rumah Pompa di Desa Tegaldowo

(dok, Prokompim)

Kajen – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, meresmikan Rumah Pompa di Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan pada Jumat (2/2/2024).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, dan tradisi udik-udikan oleh Bupati Pekalongan yang didampingi antara lain Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, H. Ashraff Abu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Kepala DPU Taru, dan Camat Tirto.

Rumah Pompa seluas 4 x 9 M² tersebut dibangun menggunakan dana APBD Kabupaten Pekalongan senilai 2,6 M. Dengan kapasitas maksimal 500 liter/detik, Rumah Pompa ini diharapkan dapat mengatasi masalah banjir yang sering melanda Desa Tegaldowo dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Fadia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiannya atas pembangunan rumah pompa tersebut. Ia optimis Rumah Pompa ini akan menjadi solusi potensial untuk mengatasi banjir yang sering melanda Desa Tegaldowo dan sekitarnya.

“Dengan rumah pompa ini, semoga masalah banjir sedikit demi sedikit bisa terselesaikan di Desa Tegaldowo ini,” ujar Fadia.

Fadia juga berharap Rumah Pompa ini akan membantu masyarakat untuk beraktivitas normal dan mendukung kelancaran ekonomi lokal. “Semoga rumah pompa ini bermanfaat, tidak lagi terjadi banjir di Desa Tegaldowo ini, sehingga rejeki masyarakat bisa selalu lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tegaldowo, Budi Junaedi, menyatakan bahwa Rumah Pompa ini akan memberikan manfaat bagi 4 desa, yaitu Desa Tegaldowo, Desa Jeruksari, Desa Mulyorejo, dan Desa Karangjompo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Fadia sebagai Bupati Pekalongan berserta jajaran yang telah membangun rumah pompa ini untuk keempat desa. Terimakasih,” ujarnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2025-12-26 at 19.04
Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial