Advertise

KABAR RASIKA

Syawalan di Pantai Wonokerto: Liburan Hemat dan Sunset Memikat

Syawalan di Pantai Wonokerto: Liburan Hemat dan Sunset Memikat

Syawalan di Pantai Wonokerto: Liburan Hemat dan Sunset Memikat

Sumar Rosul berpose di spot ikonik Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan (Dok. Istimewa)

PEKALONGAN — Momentum Syawalan, tradisi tujuh hari pasca Idulfitri, menjadi saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi. Di Kabupaten Pekalongan, ajakan merayakan Syawalan tahun ini mengarah ke destinasi wisata bahari yang ekonomis dan ramah keluarga, yakni Pantai Wonokerto di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto.

Pantai yang berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Pekalongan ini dikenal sebagai pilihan wisata rakyat dengan biaya terjangkau. Selain akses yang mudah, kawasan ini menawarkan suasana alami yang masih asri dengan deretan pohon cemara rindang yang menjadi ciri khasnya.

Hamparan pasir hitam yang eksotis berpadu dengan debur ombak Laut Jawa menciptakan suasana tenang, cocok untuk bersantai bersama keluarga. Tak hanya itu, Pantai Wonokerto juga menjadi lokasi favorit bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama matahari terbenam atau sunset di ufuk barat.

Berbagai aktivitas dapat dilakukan di kawasan ini, mulai dari bermain pasir, berenang, hingga sekadar duduk santai di gazebo sambil menikmati angin pantai. Area ini juga relatif aman untuk anak-anak, sehingga kerap menjadi tujuan wisata keluarga.

Selain itu, pengunjung dapat memanfaatkan sejumlah spot foto menarik dengan latar belakang laut lepas dan pepohonan cemara. Kawasan ini juga memiliki nilai edukatif karena berada tidak jauh dari ekosistem pesisir dan mangrove yang penting bagi lingkungan.

Dari sisi fasilitas, Pantai Wonokerto telah dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang seperti warung makan dan minum yang dikelola pelaku UMKM lokal, mushola, gazebo, toilet, hingga area parkir yang luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Dewan Pengawas BUMDes pengelola wisata Pantai Wonokerto, Sumar Rosul, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen Syawalan dengan berkumpul bersama di kawasan tersebut.

“Syawalan yuk! Ajak keluarga, teman, dan saudara buat seru-seruan bareng ke Pantai Wonokerto. Wisata rakyat yang terjangkau. Suasana alami dan rindang, bisa berenang dan bermain air. Nikmati indahnya sunset. Momen Syawalan jadi lebih berkesan sambil santai di tepi pantai,” ujarnya kepada reporter Rasika FM, Rabu (25/03/2026) sore.

Ia juga menambahkan bahwa Pantai Wonokerto menjadi ruang kebersamaan yang terbuka bagi semua kalangan. “Yuk merapat ke Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Jangan sampai ketinggalan kebersamaannya,” tambahnya.

Selain menjadi destinasi wisata unggulan, Pantai Wonokerto juga memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah. Objek wisata ini tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Pekalongan, sehingga keberadaannya tidak hanya menghadirkan manfaat rekreatif bagi masyarakat, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. (Gus)

Tag :

BACA JUGA :

ASHRAFF
Ashraff Abu Turun Langsung di Pekalongan, Tekankan Benteng Pancasila bagi Generasi Muda
DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan

TERKINI

ASHRAFF
Ashraff Abu Turun Langsung di Pekalongan, Tekankan Benteng Pancasila bagi Generasi Muda
PEKALONGAN — Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Golkar, Ashraff Abu, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar...
DIAN
Mas Dian Dewan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kajen
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PAN, Nanang Purwidiyanto yang akrab disapa Dian, menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu berbelanja...
PAN 1
Candra Saputra Didorong Maju Jadi Wakil Bupati Pekalongan
KAJEN – Buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (14/3/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen mendadak memunculkan wacana politik...
WhatsApp Image 2026-03-13 at 13.48
Ramadhan Ceria di Hotel Marlin Pekalongan: 60 Anak Yatim Diajak Dongeng, Dapat Santunan dan Bingkisan
PEKALONGAN – Suasana hangat dan penuh keceriaan terasa di Hotel Marlin Pekalongan saat puluhan anak yatim piatu berkumpul dalam kegiatan bertajuk Ramadhan Ceria, Kamis (13/3/2026) sore. Kegiatan sosial...
RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
Muat Lebih

POPULER

Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
kopdes1-1-300x200
Seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pekalongan Kini Miliki Koperasi Merah Putih, Siap Jadi Motor Ekonomi Rakyat