Advertise

KABAR RASIKA

Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial

Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial

Squad Nusantara Pantura Pekalongan Dikukuhkan, Siap Bergerak Sosial

Ketua Pelindung Squad Nusantara, Sumar Rosul (tengah), saat menghadiri pelantikan pengurus kecamatan Squad Nusantara wilayah Pantura Kabupaten Pekalongan di Aula Kecamatan Wiradesa, Jumat (26/12/2025 – dok. Istimewa)

WIRADESA – Pengurus kecamatan organisasi kemasyarakatan Squad Nusantara (SN) di wilayah Pantura Kabupaten Pekalongan resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Aula Kecamatan Wiradesa, Jumat (26/12/2025). Pelantikan ini menjadi langkah penguatan struktur organisasi SN di tingkat kecamatan sekaligus penegasan komitmen gerakan sosial yang humanis.

Pelantikan tersebut mencakup kepengurusan di Kecamatan Pantura, Siwalan, Tirto, dan Wiradesa. Acara berlangsung tertib dan dihadiri jajaran pengurus DPC Squad Nusantara Kabupaten Pekalongan serta perwakilan anggota dari masing-masing kecamatan.

Ketua Dewan Pembina Squad Nusantara, Sumar Rosul, menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus DPC yang dinilai berhasil membentuk struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Alhamdulillah, pelantikan berjalan lancar dan sukses. Ini menunjukkan semangat kebersamaan untuk membesarkan Squad Nusantara di Kabupaten Pekalongan,” ujar Sumar Rosul usai acara kepada reporter Rasika FM Pekalongan.

Ia menyebutkan, dari total 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan, seluruh kepengurusan pada prinsipnya sudah terbentuk. Namun, proses pelantikan akan dilakukan secara bertahap. Untuk Kecamatan Wonokerto, pelantikan masih dipersiapkan dan belum sempat dilaksanakan pada kesempatan kali ini.

Dalam kesempatan itu, Sumar juga menegaskan arah gerak Squad Nusantara yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan menolak segala bentuk tindakan premanisme.

“Skuad Nusantara bergerak secara humanis, tidak menggunakan cara-cara premanisme. Kita ingin hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan perikemanusiaan, terutama saat terjadi musibah atau bencana alam,” tegasnya.

Menurutnya, SN saat ini tengah melakukan pemetaan dan persiapan agar siap terlibat dalam penanganan kebencanaan sebagai relawan sosial. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan tanpa melihat latar belakang apa pun.

“Kita tidak melihat partai, agama, atau kelompok. Yang kita lihat adalah manusia dengan manusia, saling menolong,” tambahnya.

Selain pengurus kecamatan, organisasi sayap perempuan yang diberi nama Srikandi Squad Nusantara juga telah dibentuk sebagai bagian dari penguatan peran perempuan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sumar Rosul juga mengungkapkan rencana kegiatan silaturahmi seluruh pengurus dan anggota yang telah dilantik pada malam pergantian tahun di wilayah Kajen. Kegiatan tersebut akan diisi dengan doa bersama serta penggalangan donasi untuk korban bencana alam, tanpa perayaan kembang api.

“Ini bentuk kepedulian kami sekaligus upaya mematuhi aturan, dengan mengisi malam tahun baru melalui doa dan kegiatan sosial,” jelasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat kecamatan, Squad Nusantara diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Pantura dan seluruh Kabupaten Pekalongan. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2025-06-13 at 11.35
Kades Kesesi Tersandung Korupsi, Ruben : Jadi Pembelajaran bagi Seluruh Kades
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka