Advertise

KABAR RASIKA

Sering Bakar-Bakar di Kamar, Seorang Nenek Meninggal Terbakar

Sering Bakar-Bakar di Kamar, Seorang Nenek Meninggal Terbakar

Sering Bakar-Bakar di Kamar, Seorang Nenek Meninggal Terbakar

KAJEN – Kebakaran sebuah ruang kamar pada sebuah rumah di Dukuh Kiyudan Desa Wonorejo Kec. Kajen Kab. Pekalongan mengakibatkan seorang nenek meninggal.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kajen AKP Edy Sarwono membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, telah terjadi kebakaran pada sebuah ruang kamar yang mengakibatkan seorang nenek berinisial K (90) meninggal dunia,” ujarnya.

“Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (09/03) sekitar pukul 15.30 wib di Dukuh Kiyudan Desa Wonorejo Kec. Kajen,” tambah Kapolsek.

Kebakaran diketahui pertama kali oleh Edi tetangga korban. Ia yang duduk di depan rumah saat itu melihat asap dari rumah korban. Penasaran, Edi mengintip dari jendela belakang rumah dan melihat bara api dari pintu kamar korban.

Edi selanjutnya memanggil Tardi dan bersama Tuliyah memasuki rumah korban melalui pintu belakang yang tertutup namun tidak dikunci. Sesampainya di dalam rumah, mereka melihat api yang berada di kamar korban dan segera memadamkan api tersebut.

Setelah api padam, korban sudah dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Polsek Kajen bersama Tim Inafis polres Pekalongan serta petugas Puskesmas 2 Kajen yang mendatangi lokasi segera melaksanakan olah TKP.

Dari keterangan tetangga korban, K tinggal sendiri di rumah tersebut dan memiliki kebiasaan membakar tapih / kain di dalam rumah (di depan kamar tidur korban) untuk menghilangkan / mengusir nyamuk. Selain itu, juga merokok di dalam kamar sambil duduk di atas kasur.

Diduga kebakaran tersebut akibat dari kebiasaan korban yang sering membakar tapih di kamar dan merokok diatas Kasur.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan 2 buah kotak korek kayu dan satu bungkus rokok (tersisa 6) di atas meja di samping tempat tidur.

Kapolsek Kajen menjelaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan hanya ditemukan ditubuh korban bekas terbakar.

“Seluruh tubuh korban dalam keadaan bekas terbakar,” jelasnya.

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
ya
BPJS Kesehatan Gelar Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Layanan Faskes Mitra
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka