TALUN – Akses layanan kesehatan di Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, semakin diperkuat. Gedung Rawat Inap Puskesmas Talun resmi mulai beroperasi dan dapat dimanfaatkan masyarakat setempat maupun wilayah sekitar.
Dengan berfungsinya fasilitas ini, warga yang membutuhkan perawatan medis tidak lagi harus langsung dirujuk ke rumah sakit. Pelayanan rawat inap kini tersedia di tingkat kecamatan, sehingga mempercepat penanganan pasien dan mengurangi kendala jarak.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyatakan bahwa penguatan layanan kesehatan dasar menjadi prioritas pemerintah daerah sejak awal masa kepemimpinannya. Ia menegaskan, kebijakan layanan kesehatan gratis dengan cukup menggunakan KTP tetap menjadi komitmen utama Pemkab Pekalongan.
Menurutnya, keberadaan puskesmas rawat inap di setiap kecamatan penting untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan perawatan hanya karena keterbatasan fasilitas rumah sakit. Pemerintah daerah menargetkan seluruh puskesmas di Kabupaten Pekalongan ke depan dapat memiliki layanan rawat inap.
Selain ketersediaan fasilitas, Bupati juga menekankan aspek kualitas pelayanan. Tenaga kesehatan diminta memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan ramah, serta sigap dalam melakukan rujukan apabila kondisi pasien membutuhkan penanganan lanjutan. Koordinasi dengan rumah sakit milik daerah disebut menjadi kunci agar pasien segera tertangani.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, mengatakan pembinaan terhadap tenaga medis terus dilakukan secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut tidak hanya menekankan pelayanan yang profesional, tetapi juga pelayanan yang memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Salah satu agenda besar yang sedang dipersiapkan adalah rencana pemindahan RSUD Kraton ke wilayah Wiradesa pada tahap berikutnya, yang diharapkan mampu meningkatkan daya tampung dan mutu layanan rumah sakit daerah.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Talun Retno Hidayati Khasanah menjelaskan bahwa pembangunan gedung rawat inap dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 2024, dilanjutkan tahap kedua pada 2025 hingga pertengahan Desember.
Saat ini, Puskesmas Rawat Inap Talun memiliki tiga kamar dengan enam tempat tidur yang dapat melayani pasien dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia. Dengan fasilitas tersebut, pihak puskesmas menargetkan pelayanan yang lebih optimal dan merata bagi masyarakat Talun dan sekitarnya. (Gus)