Advertise

KABAR RASIKA

ORARI dan Kwartir Cabang Pekalongan Gelar Jota Joti

ORARI dan Kwartir Cabang Pekalongan Gelar Jota Joti

ORARI dan Kwartir Cabang Pekalongan Gelar Jota Joti

JOTA JOTI – Peserta Jambore On The Air dab Jambore On The Internet saat berkomunikasi dengan peserta lain di luar daerah menggunakan gelombang radio (dok. Bagus Rasika FM)

Kajen- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI), Jumat 18 Oktober 2023 di Sanggar Pramuka Karangsari, Kecamatan Karanganyar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar ratusan anggota Pramuka Pekalongan tingkat Penegak Pandega (SLTA/sederajat) se-Kabupaten Pekalongan yang dibagi dalam 3 hari. Kegiatan mulai tanggal 18-20 Oktober 2024.

Ketua DPP ORARI Kabupaten Pekalongan, Purnawirawan Polri Kompol Margono, dengan nama panggilan udara YC2PMD menyampaikan Jota-Joti merupakan program tahunan yang dilaksanakan bersama antara ORARI dan Pramuka yang digelar dari tingkat pusat (Kwarnas) sampai ke daerah (Kwarcab). Jota Joti ini serentak dilaksanakan di Indonesia dan dunia.
“Untuk kegiatannya seperti jambore jambore pada umumnya cuma kegiatan kali ini melalui udara jadi adik adik pramuka sedunia ini berkomunikasi saling bertegur sapa melalui radio atau on the air,” ucapnya.

Margono menjelaskan, selain mampu berkomunikasi, anggota pramuka juga dituntut dari segi kemampuan bahasa. Karena dalam kegiatan Jota Joti ini, anggota pramuka akan berkomunikasi dengan orang dari seluruh Indonesia dan luar negeri yang sama-sama aktif di kepramukaan.
“Peserta Jambore On The Air yaitu dilaksanakan di tiga tempat Kwaran Kedungwuni ada 200 peserta, untuk Saka Bahari Wonokerto ada 90 peserta sedangkan di Kwarcab Sanggar Karanganyar ada 100 orang. Melalui Jambore On The Air tersebut diharapkan memberikan pembinaan Pramuka terutama generasi muda. Sehingga adik adik ini bisa diarahkan ke hal hal yang positif,” jelasnya.


Sementara itu, salah satu peserta Jota, Riyan Faiz Ekalavya mengaku senang karena bisa mengikuti Jambore On The Air (JOTA) ini karena menurutnya dengan kegiatan ini dirinya bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan teman-teman Pramuka di Indonesia dan dunia yang berada di tempat yang sulit dijangkau sekalipun.

“Jambore On The Air dan Jambore On The Internet/ Jota Joti merupakan Pertemuan Para Pramuka baik di Indonesia maupun di dunia melalui Komunikasi menggunakan perangkat Radio dan Internet, sehingga kita bisa bersilaturahmi dengan pramuka diberbagai daerah,” jelasnya.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan

TERKINI

WhatsApp Image 2026-02-25 at 17.02
DPRD Pekalongan Tegas: MBG Jalan, Izin dan UMKM Jangan Ditinggal
KAJEN – Rapat kerja gabungan pimpinan dan Komisi A, B, C, D DPRD Kabupaten Pekalongan bersama perangkat daerah serta instansi terkait digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (25/2/2026). Agenda utama membahas...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 13.18
Diduga Tersengat Listrik Saat Menyetrika, Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumahnya
KARANGANYAR – Seorang perempuan bernama Kunjaenah (45), warga Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (23/2/2026) pagi. Korban diduga tersengat...
WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
SRAGI – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali memakan korban di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang...
WhatsApp Image 2026-02-21 at 12.16
Sedang Menunggu Pembeli, Penjual Obat Mercon Diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pemuda asal Kecamatan Kandangserang diamankan polisi. Pasalnya, pria berinisial S (30) tersebut hendak menjual obat mercon. S diamankan Satreskrim...
WhatsApp Image 2026-02-18 at 11.50
Ketua DPRD Abdul Munir Dorong Rp37 Miliar untuk Atasi Banjir
KAJEN – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, menegaskan bahwa banjir yang berulang di wilayahnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga dipicu oleh ulah manusia, terutama alih...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.26
Tawuran di Sragi, Pelajar 15 Tahun Terluka Sabetan Senjata Tajam
Tradisi Memandikan Pusaka Keris ( Penjamas Pusaka ): Menjaga Keawetan Warisan Budaya Jawa. Setiap bulan Sura, tradisi memandikan benda pusaka seperti keris atau tombak menjadi momen istimewa bagi para kolektor. Mas Edi Riyanto, seorang pemerhati benda pusaka dan penjamas keris dari Legok Kalong Karangnyar, telah menekuni bidang pusaka ini sejak puluhan tahun lalu.
Penjamas Pusaka, Kemampuan Spesifik Yang Makin Langka
WhatsApp Image 2023-11-10 at 15.23
Petugas PLN Tersengat Listrik, Jatuh dari Ketinggian 6 Meter