Advertise

KABAR RASIKA

Meresahkan, Meriam Spirtus Dirazia

Meresahkan, Meriam Spirtus Dirazia

Meresahkan, Meriam Spirtus Dirazia

Beberapa anak yang bermain meriam spirtus diberikan himbauan karena permainan ini cukup berbahaya dan meresahkan

KAJEN – Meski petvasan mendapat larangan untuk dibunyikan pada saat bulan puasa membuat generasi muda tidak kehabisan akal.

Mereka justru di kebanyakan wilayah ditemui membuat permainan dengan bahan spritus yang menghasilkan suara nyaring. Tetapi tahukah Anda, bila permainan petasan spirtus yang kerap jadi mainan hiburan menjelang hari buka puasa, ternyata cukup membahayakan dan bisa melukai

Kasubsi PIDM Sihumas Ipda Tamerin, S.H mengatakan meriam spirtus merupakan permainan dalam bentuk senjata seperti meriam dan banyak dimainkan oleh anak-anak diberbagai wilayah pada saat memasuki bulan ramadan sebagai ganti petasan.

Untuk itu pihaknya pun meminta kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Mainan Meriam spirtus ini tergolong berbahaya, mengingat ledakan yang dihasilkan sangat besar dan bisa saja nantinya bisa melukai diri sendiri maupun orang lain.

“Kami tegas menyampaikan kepada para orang tua supaya mengawasi anak-anaknya. Mainan ini kan berbahaya, kalau ledakan yang dihasilkan sangat besar, bisa melukai tidak saja dirinya sendiri, tapi juga orang lain yang didekatnya,” ujarnya, , Sabtu (14/4/2022)

Lebih lanjut dikatakan Ipda Tamerin, mengingat permainan meriam spritus dianggap meresahkan dan mengganggu ketenangan masyarakat saat menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan, maka pihak kepolisian akan menertibkannya. (GUS)

Sumber : Humas Polres Pekalongan

Tag :

BACA JUGA :

RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes

TERKINI

RAkor
OTT KPK Guncang Pekalongan, Abdul Munir Gerak Cepat Jaga Pemerintahan Tetap Jalan
KAJEN — Situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Fadia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dibiarkan berlarut. DPRD Kabupaten Pekalongan langsung...
MUNIR 1
Ketua DPRD Pekalongan Abdul Munir Buka Suara Soal OTT Bupati Fadia
KAJEN — Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, DPRD menegaskan roda pemerintahan tidak boleh...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
KAJEN = Polemik pelarangan awak media saat agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026), terus bergulir....
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.47
Wartawan Dicegah Meliput Acara Gubernur Jateng di Pekalongan, Klarifikasi Baru Muncul Setelah Protes
KAJEN – Polemik pelarangan awak media dalam agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan akhirnya mendapat tanggapan...
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan
KAJEN – Puluhan wartawan yang hendak meliput agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan justru dilarang masuk oleh petugas saat kegiatan berlangsung di Aula Lantai...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.56
Polemik Pelarangan Wartawan di Setda Pekalongan Berlanjut, Plt Bupati Sukirman Akui Ada Miskomunikasi
WhatsApp Image 2023-09-14 at 09.30
Tiga Bulan Ngadu Ke Polisi, Korban Penganiayaan Minta Kejelasan
WhatsApp Image 2026-03-09 at 15.22
Wartawan Dilarang Masuk Saat Gubernur Jateng Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan