[adinserter name="Block 1"]

Advertise

[adinserter name="Block 10"]

KABAR RASIKA

Kesulitan Ekonomi Tak Halangi Dahuri Akses Layanan Kesehatan Berkat UHC Pemalang

Kesulitan Ekonomi Tak Halangi Dahuri Akses Layanan Kesehatan Berkat UHC Pemalang

Kesulitan Ekonomi Tak Halangi Dahuri Akses Layanan Kesehatan Berkat UHC Pemalang

Dok. BPJS Kesehatan Pekalongan

Dahuri (70), seorang petani yang telah lanjut usia, kini tidak lagi dihantui oleh ketakutan akan akses layanan kesehatan di rumah sakit, berkat perlindungan yang diberikan oleh Universal Health Coverage (UHC). Sebelumnya, biaya pengobatan yang tinggi seringkali menjadi halangan bagi warga desa seperti dirinya untuk mendapatkan perawatan medis yang adekuat. Namun, dengan adanya jaminan dari UHC, Dahuri dan keluarganya kini dapat mengakses layanan kesehatan yang ia butuhkan dengan lebih tenang dan terjamin.

Suatu hari Dahuri tiba-tiba mengalami sesak nafas yang parah. Kondisi itu bukan saja membuatnya terkulai lemas, tetapi juga menimbulkan kecemasan dalam keluarganya. Ali Subhan (40), anak Dahuri, tergesa-gesa mencari bantuan. Karena situasi ekonomi keluarga yang serba kekurangan, biaya perawatan medis menjadi pertimbangan yang sangat berat.

“Saya benar-benar takut, karena saya tidak tahu bagaimana kami akan membayar pengobatan ayah. Saya sempat ragu membawa ayah ke rumah sakit karena biaya yang sangat mahal. Kami hanya petani sederhana dan tabungan kami tidak mencukupi untuk mengatasi biaya perawatan di rumah sakit yang tinggi,” ungkap Ali dengan nada khawatir.

Dok. BPJS Kesehatan Pekalongan

Namun, kabar baik datang dari Kepala Desa yang menjelaskan bahwa Kabupaten Pemalang telah diberlakukan Program UHC. Program ini melindungi dan menjamin layanan kesehatan penduduk. Oleh karena itu, beliau menyarankan agar kami segera membawa ayah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan tanpa khawatir akan beban biaya.

“Saat saya ragu membawa ayah saya ke rumah sakit karena biaya yang mungkin dibutuhkan, beruntungnya Kepala Desa kami memberitahu bahwa Kabupaten Pemalang sudah menerapkan program UHC, sehingga biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah. Dengan informasi ini, saya langsung membawa ayah saya ke RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga di Pemalang, yang merupakan rumah sakit terdekat dari tempat tinggal kami.” imbuh Ali dengan rasa syukur.

Dengan dorongan tersebut, Ali bergegas membawa ayahnya ke RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga. Di sana, meskipun Dahuri belum terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), petugas rumah sakit dengan sigap membantunya mendaftar. Proses ini menunjukkan betapa pentingnya kecepatan akses dalam penanganan kasus darurat medis, yang memungkinkan Dahuri untuk segera mendapatkan perawatan yang diperlukan tanpa penundaan, menegaskan bahwa setiap detik berharga dalam situasi kritis.

“Petugas RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga itu sangat sigap membantu kami. Begitu mengetahui kondisi kami, mereka langsung membantu mendaftarkan ayah saya ke dalam sistem dengan cepat dan juga memastikan bahwa ayah saya segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan,” kata Ali.

Ali tidak menyangka bahwa ia dan keluarganya bisa mengakses layanan kesehatan ke rumah sakit dengan mudah sekarang, berkat program UHC Kabupaten Pemalang. Kini, warga desa yang menghadapi kesulitan ekonomi seperti keluarganya tidak perlu lagi takut untuk berobat, karena UHC telah mengubah segalanya. Program ini memberikan jaminan bahwa biaya pengobatan tidak lagi menjadi penghalang untuk mendapatkan perawatan yang layak.

“Ini benar-benar telah mengubah cara kami memandang kesehatan dan akses ke layanan medis. Sekarang, setiap kali ada masalah kesehatan, kami tidak perlu lagi khawatir tentang biaya pengobatan karena semuanya sudah tercakup dalam program ini. Bahkan warga desa yang menghadapi kesulitan ekonomi seperti kami tidak perlu takut lagi untuk mengakses layanan kesehatan. Sungguh luar biasa manfaat program ini bagi kami,” tutup Ali menyatakan rasa syukurnya. (sw/ns)

Tag :

[adinserter name="Block 11"]

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!

TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pengawasan internal, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta edukasi antikorupsi yang menyasar...
BAZNAS
BAZNAS Pekalongan Resmi Bantah Isu KPK Datangi Kediaman Ketua: “Hoaks!”
KEDUNGWUNI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pekalongan secara resmi membantah informasi di media sosial yang menyebut kediaman Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, didatangi Komisi...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.46
Perda Pesantren Kabupaten Pekalongan Mandek Hampir 3 Tahun, Abdul Munir Desak Perbup Segera Terbit
KEDUNGWUNI – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir, mendesak pemerintah daerah segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang...
WhatsApp Image 2026-10-21 at 16.09
Pernah Jadi Santri, Hj. Hindun Tegaskan: Jangan Minder, Santri Bisa Jadi Pemimpin!
KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB, Hj. Hindun, mengajak generasi muda agar tidak minder menjadi santri. Menurutnya, pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter,...
KPK
Sukirman Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi dan Gratifikasi, Pemkab Pekalongan Perkuat Integritas ASN
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dan gratifikasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, tidak ada toleransi...
Muat Lebih

POPULER

WhatsApp Image 2026-10-27 at 13.04
Cegah Korupsi dari Birokrasi hingga Sekolah, Pemkab Pekalongan Perkuat Budaya Integritas
Muslimat 4
Hj. Sumarwati Kembali Pimpin Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031
RSUD KESESI utm
Pusaran Utang Rp. 1.8 Milyar di RSUD Kesesi