RASIKA PEKALONGAN

Advertise

KABAR RASIKA

Kejari Kabupaten Pekalongan Tuntaskan Tiga Perkara

Kejari Kabupaten Pekalongan Tuntaskan Tiga Perkara

Kejari Kabupaten Pekalongan Tuntaskan Tiga Perkara

KAJEN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan telah menyelesaikan 3 perkara tindak pidana korupsi, yakni korupsi bantuan covid-19 untuk madrasah, upaya menghalang-halangi penyidikan dan tukar guling pengadaan tanah tol Bojong.

Jumpa pers dilaksanakan di ruang press realease Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan pada Selasa (15/03/2022) dan dipimpin langsung oleh Kajari, Abun Hasbullah Syambas, S.H, M.H., didampingi Kasi Intelijen, Adi Chandra dan Kasi Pidsus Evan Adhi Wicaksana.

Kasus perkara tukar guling tanah tol telah selesai diputuskan pada 8 maret 2022 lalu dengan tersangka 2 orang yakni Budi Lenggono, mantan Kades Bojong Minggir , dan Eko Suharso selaku ketua panitia pengadaan tanah. Keduanya terbukti dan secara sah telah melanggar pasal 3 UU No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Budi Lenggono diputuskan harus menjalani hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dipotong masa tahanan, denda Rp. 50 juta rupiah subsider 3 bulan, uang pengganti Rp. 78 juta rupiah subsider 8 bulan.

Sedangkan terpidanan Eko Suharso diputus hukuman 1 tahun 9 bulan dipotong masa tahanan, denda sebesar Rp. 50 juta rupiah subsider 3 bulan, uang pengganti Rp. 140 juta rupiah subsider 1 tahun kurungan. Kedua tersangka setelah dibacakan putusan oleh Pengandilan Tipikor Semarang menerima hasil persidangan dan dinyatakan inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu pada putusan persidangan perkara korupsi pemotongan bantuan covid19 untuk madrasah yang digelar pada Senin (14/03/2022), hakim memutuskan terdakwa Kanan dan Ikhsanudin telah terbukti melanggar pasal pasal 2 UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kanan dijatuhi hukuman 5 tahun 5 bulan penjara, denda Rp. 250 juta subsider 3 bulan, uang pengganti Rp. 400 juta subsider 1 tahun. Sedangkan terdakwa Ikhsanudin di ganjar 4 tahun penjara potong masa tahanan, denda Rp. 200 juta subsider 2 bulan, uang pengganti Rp. 65 subsider 4 bulan kurungan.

Dalam perkara yang sama Pengadilan Tipikor Semarang memutuskan Zaenal Arifin yang telah terbukti menghalang-halangi proses penyidikan terdakwa Kanan dan Ikhsanudin. Dirinya dijerat pasal 21 UU No. 31 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman 4 tahun penjara dikurangi masa penahanan yang telah dijalani, denda Rp. 250 juta subsider 4 bulan penjara.

Dari putusan yang telah dibacakan oleh majelis hakim tipikor, ke tiga tersangka menyampaikan pikir-pikir.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Abun Hasybullah Sambas menghimbau kepada semua pihak untuk berhati-hati dalam berkehidupan, karena tindak pidana korupsi tidak hanya dilakukan oleh aparat

“Aturan harus dijalankan, kalaupun ndak paham, monggo Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, membuka pos pelayanan hukum secara gratis”, tambah Abun. (GUS)

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2024-06-18 at 08.46
Polres Pekalongan Salurkan Hewan Qurban untuk Takmir Masjid dan Pondok Pesantren
WhatsApp Image 2024-06-18 at 08.59
Bupati Fadia Salurkan 5 Sapi & 7 Kambing ke Masjid Al Muhtaram
HUDA 1
Mas Huda, "Kuda Hitam" Pilkada Rebutkan 700 Ribu Jiwa
WhatsApp Image 2024-06-14 at 09.02
Pohon Pete Tumbang Timpa Pengendara Hingga Tewas

TERKINI

TANI 1
Sudaryono Diisukan Mundur Dari Pilkada, Tani Merdeka : Gas Pool..!!
KAJEN – Organisasi Tani Merdeka Indonesia yang merupakan relawan pendukung bakal Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah (Jateng), Sudaryono, terus menggenjot pergerakan di lapangan seiring munculnya isu Ketua...
WhatsApp Image 2024-06-18 at 08.46
Polres Pekalongan Salurkan Hewan Qurban untuk Takmir Masjid dan Pondok Pesantren
KAJEN – Polres Pekalongan membagikan hewan kurban sejumlah 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing kepada masyarakat sekitar Kabupaten Pekalongan, Senin (17/6/24). Pembagian hewan kurban dalam rangka Hari...
WhatsApp Image 2024-06-18 at 08.59
Bupati Fadia Salurkan 5 Sapi & 7 Kambing ke Masjid Al Muhtaram
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan hewan kurban ke Masjid Al Muhtaram Kecamatan Kajen, pada Senin (17/06/2024) pagi. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh...
HUDA 1
Mas Huda, "Kuda Hitam" Pilkada Rebutkan 700 Ribu Jiwa
KAJEN – Sejumlah nama baru seperti Akhirul Huda mulai bermunculan jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan 2024. Selain sosok yang sudah ramai, Akhirul Huda, seorang bos properti...
WhatsApp Image 2024-06-14 at 09.02
Pohon Pete Tumbang Timpa Pengendara Hingga Tewas
KAJEN – Seorang warga Kandangserang, Kabupaten Pekalongan meninggal dunia tertimpa batang pohon Pete yang tumbang. Peristiwa tersebut terjadi di jalan raya Dukuh Kaliguci Desa Tajur Kecamatan Kandangserang,...
Muat Lebih

POPULER

hUDA
Bos Properti Daftar Wakil Bupati Pekalongan
WhatsApp Image 2024-06-18 at 08.59
Bupati Fadia Salurkan 5 Sapi & 7 Kambing ke Masjid Al Muhtaram
Pemasangan Baliho Caleg dan Parpol di Pohon dan Tiang Listrik Akan Di Tindak Tegas
Pemasangan Baliho Caleg dan Parpol di Pohon dan Tiang Listrik Akan Di Tindak Tegas
asip
PKB Dalam Pilkada 2024, Asip : Antara Idealis dan Realistis
PKS 1
Aksi Borong Partai di Pilbup Pekalongan, Fadia Bikin Koalisi Jumbo?

Untuk Kita Semua

Ikuti Kami:

Copyright @ 2023 rasikapekalongan.com  |  All right reserved