Advertise

KABAR RASIKA

Kades Kebonagung Kalah di PT TUN Surabaya

Kades Kebonagung Kalah di PT TUN Surabaya

Kades Kebonagung Kalah di PT TUN Surabaya

Perangkat Desa Kebonagung menunjukkan surat incraht sebagai bukti kemenangan perkara di PTUN Semarang. (Dok. Rasika FM)

KAJEN – Kasus pemberhentian dengan tidak hormat yang dilakukan oleh Kepala Desa Kebonagung, Andi Kristiyanto kepada Perangkat Desa Kebonagung masih terus berpolemik. Pasalnya Kepala Desa Kebonagung walaupun telah kalah dalam perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Surabaya, Kepala Desa belum memulihkan hak penggugat dalam kedudukan harkat dan martabatnya seperti semula sebelum ada keputusan yang disengketakan.

Pihak Penggugat adalah Perangkat Desa Kebonagung, Muh. Khaerudin (44 th) dengan jabatan Kepala Dusun telah mendapatkan kemenangan pada tingkat banding dan telah diputus oleh PT TUN Surabaya dengan nomor 91/B/2021/PT.TUN.SBY, pada tanggal 21 April 2021 dengan putusan amar menerima permohonan banding dari Pembanding/Tergugat, menguatkan putusan PTUN Semarang No. 75/G/2020/PTUN.Smg tertanggal 2 Februari 2021 dan menghukum Pembanding/Tergugat untuk membayar biaya perkara pada dua tingkat pengadilan.

Dalam putusan PTUN Semarang, Pihak Penggugat telah dikabulkan gugatan untuk seluruhnya dan menyatakan batal atas Keputusan Kepala Desa Kebonagung tentang pemberhentian dengan tidak hormat, mewajibkan pihak Tergugat dalam hal ini Kepala Desa Kebonagung untuk mencabut keputusannya tersebut dan mewajibkan untuk memulihkan hak penggugat dalam kedudukan harkat dan martabatnya seperti semula.

Pihak Penggugat telah memenangkan perkara tingkat banding di PT TUN Surabaya tertanggal 21 April 2021 dan para pihak telah diberitahukan melalui surat elektronik (e-Summon) dan karena perkara tersebut terkena pembatasan mengajukan upaya hukum di tingkat Kasasi, maka sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku perkara tersebut Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Tetap (Incraht).

Perangkat Desa yang telah dinyatakan menang melalui kuasa hukumnya, saat ini telah mengantongi surat keterangan Incraht (Berkekuatan Hukum Tetap) dari PTUN Semarang yang di tanda tangani oleh Didi Sunardi, SH.,MH. selaku panitera PTUN Semarang.

Dengan adanya surat keterangan incraht tersebut, Pihak Penggugat yang telah menang menuntut haknya kepada Kepala Desa Kebonagung. Dirinya merasa didzlomi karena sejak putusan di PT TUN Surabaya belum mendapat Pemulihan Hak Harkat dan Martabat. Selain itu pemulihan nama baik karena stigma di masyarakat seorang pecatan berarti orang yang salah.

Sebelum kasus ini mencuat di pengadilan, pada 14 Februari 2020 perangkat desa yang diberhentikan degan tidak hormat telah menerima undangan untuk dimintai keterangan oleh inspektorat. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari inspektorat juga memiliki beberapa poin penting diantaranya Kepala Desa Kebonagung telah melakukan pelanggaran administrasi berat dengan adanya terbitan surat keputusan pemberhentian tetap tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan pihak Kecamatan Kajen dan surat rekomendasi tertulis dari camat. Padahal surat rekomendasi tertulis dari camat merupakan poin penting sebelum Kepala Desa menerbitkan surat keputusan pemberhentian dengan tidak hormat.

Camat Kajen juga telah melayangkan surat kepada Kepala Desa Kebonagung dan memerintahkan kepada Kepala Desa untuk membatalkan SK Pemberhentian Perangkat Desa. Selain itu pihak kecamatan juga telah memberikan surat teguran kepada kepala desa sampai surat usulan pemberhentian sementara apabila tidak melaksanakan perintah. Namun sampai perkara telah incraht pun Kepala Desa belum melaksanakan putusan pengadilan.

Harapan dari Pihak Penggugat yang telah memenangkan perkara dalam dua tingkat pengadilan adalah mendapatkan hak harkat dan martabatnya seperti semula. Dan meminta kepada Bupati Pekalongan dan dinas terkait untuk mengambil sikap tegas demi penegakan hukum yang seadil-adilnya.

Sementara itu Agus Suprihanto, SH., MSi. selaku kuasa hukum dari perangkat desa selaku penggugat akan terus mengawal kasus ini sampai dilaksanakannya eksekusi. Pihaknya meminta pada Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk tegas menyelesaikan kasus ini. Dirinya siap menempuh jalur hukum dan melayangkan surat ke lembaga negara yang berwenang melakukan pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik apabila perkara yang telah incraht ini mandul di tengah jalan.

Tag :

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
WhatsApp Image 2026-08-25 at 12.11
DPRD Kabupaten Pekalongan Tegaskan Komitmen Disiplin, Persatuan dan Kerja Nyata di Hari Jadi ke-404

TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-27 at 12.08
Mahasiswa KPI UIN Gusdur Tak Cuma PPL, Mereka Ikut Garap Podcast BISIK KPU Kabupaten Pekalongan
PEKALONGAN – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan di KPU Kabupaten...
GERINDRA
Tegas! Gerindra Pekalongan Lawan Isu Prabowo Tak Sampai 2029
KAJEN – Isu liar mengenai dinamika masa depan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memantik reaksi keras dari daerah. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan, Catur Andriansah, secara...
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026
KAJEN – Kepastian tancap gasnya turnamen sepak bola bergengsi Duta Albasy Cup 2026 akhirnya terjawab lunas. Nggak pakai mundur, turnamen yang bakal diikuti 32 tim ini dipastikan siap kick-off pada Kamis,...
RSUD PRK
Berobat Gratis Pulang Nenteng Hadiah! RSUD Kraton Pekalongan Unjuk Wajah Baru di Pekan Raya Kajen 2026
KAJEN – Ada yang beda dan bikin warga sumringah di ajang Pekan Raya Kajen (PRK) 2026. RSUD Kraton Pekalongan membuka stan spesial yang tidak hanya melayani cek kesehatan cuma-cuma, tapi juga bagi-bagi...
PRK
Awas Palak Pedagang! Berani Pungli Di PRK, Plt Bupati Sukirman: Kita Seret Ke Polisi!
KAJEN – Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, nggak mau kompromi soal urusan pungutan liar (pungli) alias palak-memalak. Ia melempar warning keras buat siapa saja yang berani memeras pedagang di ajang Pekan...
Muat Lebih

POPULER

Kantor Bupati 1
Duh..!! KEPALA DINAS DIDUGA “MAIN HATI” DENGAN STAF, SAKSI BONGKAR ADEGAN DI RUANG KERJA
WhatsApp Image 2026-08-23 at 11.03
Kajen Bangkit Lewat Olahraga, Sukirman Soroti Prestasi dan Infrastruktur Pekalongan
DUTA CUP
Gaspol! Duta Albasy Cup 2026 Pasti Kick-Off Kamis, 27 Agustus 2026